BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Rumah, Seorang Kakek di TTU Meninggal Dunia Karena Ikut Terbakar

Hironimus meninggal dunia dalam musibah kebakaran rumahnya yang terjadi pada, Selasa (10/9/2019) sekira pukul 21:00 Wita.

BREAKING NEWS :  Musibah Kebakaran Rumah, Seorang Kakek di TTU Meninggal Dunia Karena Ikut Terbakar
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Para petugas saat sedang mengevakuasi korban yang ikut terbakar dalam musibah kebakaran di Desa Bitefa, Selasa (10/9/2019). 

BREAKING NEWS :  Musibah Kebakaran Rumah, Seorang Kakek di TTU Meninggal Dunia Karena Ikut Terbakar

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Hironimus Taus (63), warga RT/RW: 007/004, Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dilaporkan meninggal.

Hironimus meninggal dunia dalam musibah kebakaran rumahnya yang terjadi pada, Selasa (10/9/2019) sekira pukul 21:00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, kejadian bermula ketika pada hari, Selasa (10/9/2019) sekira pukul 18:00 Wita korban dan Hermina Tael yang merupakan istrinya makan bersama.

Usai makan bersama korban mengatakan kepada sang istri bahwa ia akan menginap di rumah Feronika Sasi karena suami dari Feronika Sai baru meninggal dunia kurang lebih empat puluh hari yang lalu.

Namun sekira pukul 21:00 Wita Hermina Tael, Feronika Sasi, dan Yohana Kefi lalu mendengar bunyi ledakan yang berasal dari rumah korban yang jaraknya sekira 30 meter.

Saat Hermina melihat ke rumah, dapur dan rumah induknya sudah terbakar dilahap si jago merah. Pada saat itu Herminta langsung berteriak meminta bantuan kepada tetangga sekitar.

Selain kerugian korban jiwa, kerugian materi yang ditimbulkan dari musibah kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekira Rp. 70 juta sebab, rumah induk yang berukuran sekira 6 × 7 meter yang beratapkan seng dan dinding bebak ludes terbakar.

Selain itu, satu rumah bulat beratapkan rumput alang-alang dan dinding bambu dan semua perabot rumah tangga serta jagung dan padi juga ikut terbakar.

Diketahui, korban pada saat kebakaran tidur di rumah bulat sendirian.

Di dalam rumah bulat setiap malam korban menghipun api menggunakan kayu bakar yang biasa digunakan untuk memasak dan untuk menghangatkan badan.

 Heremias, Bernardus dan Damian Ditetapkan Jadi Pimpinan DPRD Manggarai Timur, Ini Infonya

Lama Bungkam Akhirnya Gisella Anastasia Ungkap Alasan Gugat Cerai Gading Marten Karena Orang Ketiga?

Isteri dan anak serta keluarga korban meneri kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan pemeriksaan luar maupun autopsi terhadap jenasah korban dengan membuat berita acara penolakan outopsi yang ditandatangani oleh isteri korban serta diketahui oleh pemerintah Desa Bitefa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved