Bank Christa Jaya Akan Lapor Balik Istri Rafi

Dia (sri) melaporkan balik katanya ada pencurian, pencurian apa? Orang ambil orang punya barang kok," ungkap Samuel dalam jumpa pers.

Bank Christa Jaya Akan Lapor Balik Istri Rafi
POS KUPANG/RYAN NONG
Jumpa Pers Bank Christa Jaya di Palapa Resto Kupang pada Selasa (10/9/2019). 

Bank Christa Jaya Akan Lapor Balik Istri Rafi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Bank Christa Jaya (BCJ) Kupang akan melapor balik Sri WN (34) istri Rafi Fiki alias Rahmat alias SE tersangka kasus penipuan dan penggelapan di Kupang. Hal ini diungkapkan kuasa hukum Bank Christa Jaya, Samuel Haning SH dalam jumpa pers di Palapa Kupang pada Selasa (10/9/2019) siang. 

Sam Haning mengatakan bahwa laporan yang dibuat Sri tidak berdasar karena apa yang dilaporkan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. 

Diketahui Sri telah melaporkan Bank Christa Jaya Kupang ke Polres Kupang kota pada Rabu (28/8/2019). Sri melaporkan Christofel Liyanto Cs sebagai Komisaris Utama Bank Christa Jaya Kupang atas tuduhan pencurian dengan perusakan dan ancaman kekerasan yang dialaminya pada 27 Agustus 2017 lalu di rumahnya.

"Dia (sri) melaporkan balik katanya ada pencurian, pencurian apa? Orang ambil orang punya barang kok," ungkap Samuel dalam jumpa pers. 

Samuel menjelaskan, sebelum Raffi, tersangka penipuan itu melarikan diri, sehari sebelumnya ia telah menyerahkan aset berupa rumah dan isinya kepada Winston untuk menutup utang piutang yang nilainya lebih dari 4 miliar terhadap Bank Christa Jaya itu. Apa yang telah diserahkan itu menjadi milik Bank Christa Jaya.

Oleh karenanya pengacara kondang ini menduga ada kriminalisasi prosedur hukum dalam kasus ini. 

Samuel juga mengeluhkan bahwa proses olah TKP yang dilakukan oleh pihak kepolisian juga dirasa mengganggu oleh keluarga. Seharusnya, menurut dia, harus ada proses klarifikasi terlebih dahulu terhadap terlapor dan pelapor. 

"Telah dilakukan olah TKP, ini juga sangat mengganggu kami dalam proses ini. Olah TKP sah sah saja, tetapi dalam kasuistis yang mana?" tanya Samuel. 

Ia mengatakan bahwa ada pihak yang terganggu dalam kasus ini ketika mereka membuat laporan balik. Menurutnya, kasus ini hanya untuk meluluskan kamuflase perdata ke pidana. 

Halaman
1234
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved