Warga Mata Air Diberikan Pemahaman Soal PATBM

workshop yang merupakan program hasil kerjasama Bengkel APPeK NTT dan Save the Children ini diharapkan para warga bisa mengetahui soal hak anak.

Warga Mata Air Diberikan Pemahaman Soal PATBM
POS KUPANG/EDY HAYONG
Peserta Workshop pemahaman soal Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Desa Mata Air, Selasa (10/9/2019) 

 
Warga Mata Air Diberikan Pemahaman Soal PATBM

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang diberikan pemahaman soal Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Sosialisasi melalui workshop yang merupakan program hasil kerjasama Bengkel APPeK NTT dan Save the Children ini diharapkan para warga bisa mengetahui soal hak anak.

Pendamping PATBM dari Bengkel APPeK NTT Desa Mata Air, Vivi Susanti menyampaikan hal ini ketika ditemui di sela-sela kegiatan di Aula Desa Mata Air, 
Selasa (10/9/2019).

Vivi Susanti menjelaskan, kehadiran tim Bengkel APPeK NTT ini sesunggguhnya implementasi dari program pendampingan yang dilakukan di Kabupaten Kupang pada 28 SD yang tersebar di 18 desa dan 3 kelurahan.

Pihaknya merasa perlu memperhatikan hak anak terutama hak hidup, hak bebas dari tindakan kekerasan, hak mengikuti pendidikan, hak bermain.

Terhadap hak anak ini, lanjut Vivi, pihaknya menjalin kerjasama dengan Pemerintah Desa Mata Air menggelar kegiatan workshop Penyusunan Rencana Aksi Masyarakat (RAM) tentang pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak.

"Harapan kita kedepan hak anak bisa diperhatikan. Kita berikan pemahaman kepada warga bahwa di desa sudah ada Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat. Jadi kalau ada yang tindakan kekerasan maka PATBM bisa siap membantu," jelas Vivi.

Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk mengapresiasi positif dengan kegiatan workshop ini. Dirinya meyakini kegiatan ini membuka pikiran warga untuk menghindari tindakan kekerasan pada anak.

Hak anak harus dilindungi, apalagi di Desa Mata Air sudah dibentuk Forum Anak dan Remaja.

Bupati Sumba Timur Minta OJK Awasi Juga Koperasi, Bukan Hanya Perbankan

30 Anggota DPRD Sumba Timur Dilantik, Ini Harapan Rektor Unkriswina Sumba

"Apa yang dibahas ini nanti kita akan bahas lebih lanjut pada Musrenbangdes. Saya berterima kasih kepada Bengkel APPeK dan Save the Children yang sudah memberikan pemahaman kepada warga soal hak anak," katanya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved