Jambore TP PKK NTT Berlangsung Selama Tiga Hari, Sinun Sebut Stunting NTT Masih Tertinggi

321 perserta dari 22 kabupaten/kota ini berlangsung selama tiga hari (9-11/9/2019) di Aula dan Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Jambore TP PKK NTT Berlangsung Selama Tiga Hari, Sinun Sebut Stunting NTT Masih Tertinggi
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Ketua Panitia Penyelenggara, Sinun Petrus Manuk ketika menyampaikan laporan kegiatan Jambore pada acara Pembukaam Jamborw Kader Posyandu dan Kader PKK di Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT, Selasa (10/9/2019).*) 

 
Jambore TP PKK NTT Berlangsung Selama Tiga Hari, Sinun Sebut Stunting NTT Masih Tertinggi 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sejak kemarin para kontingen Kader Posyandu dan PKK telah melakukan registrasi dan teknik callmeeting pada Jambore TP PKK NTT tahun 2019.

Jambore yang diikuti 321 perserta dari 22 kabupaten/kota ini berlangsung selama tiga hari (9-11/9/2019) di Aula dan Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Para peserta Jambore akan mengikuti kegiatan seperti diskusi panel dengan tema "Upaya Pencegahan Stunting di tingkat Desa dan Kelurahan", pemeriksaan kesehatan ringan dari tim Dinkes NTT dan RSU W Z Yohanes Kupang

Selain itu, lomba pidato dari program sekretariat, penyuluhan dari program pokja I, penyuluhan dari program pokja II, penyuluhan dari program pokja IIII, penyuluhan dari program pokja IV.

Ada juga  lomba pengisian format dari bayi usia 0 sapi 30 hari, lomba wajib beregu defile, pesan berantai dan lainnya. Pada penutupan kegiatan akan diberikan piagam penghargaan, piala dan uang tunai kepada para pemenang lomba.

Ketua Panitia Kegiatan Jambore, Sinun Petrus Manuk, pada laporannya menyampaikan, kegiatan Jambore Kader Posyandu dan Kader TP PKK Provinsi NTT tahun 2019 dilaksanakan dengan beberapa tujuan.

Diantaranya untuk memberikan motivasi kepada para kader PKK dan Posyandu yang ada di desa, kelurahan untuk lebih berperan aktif dalam meningkatkan kualitas gerakan PKK dan daya juang dalam mengembangkan posyandu ke arah kemandirian.

Mengetahui daya serap, kepedulian dan tanggung jawab kader PKK dan kader posyandu dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di wilayah kerjanya secara efektif dan efisien.

Meningkatkan kapasitas kader PKK dan kader Posyandu agar dapat menjalanlan tugas dan fungsinya secara profesional.  Kemudian memberikan penghargaan dan apresiasi kepada kader atas pengabdiannya tanpa pamrih.

Kegiatan Jambore tahun ini mengusung tema "Dengan Semangat Jambore Kader PKK dan Posyandu tahun 2019 Bersama Kita Mencegah Stunting di NTT". Karena  posisi stunting di NTT masih tertinggi.

Dari tahun 2013 hingga 2018, NTT hanya mampu menurunkan 9 persen lebih dari 51 persen. Ini berarti stunting di NTT 42 persen.

Bahagianya Sandra Dewi & Harvey Moeis Usai Lahirkan Putra Kedua, Mantan Reino Barack Tetap Langsing

Satgas Yonif 741/GN Bagikan Barang Bukti ke Masyarakat di Perbatasan

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi, Wakil Tim Penggerak PKK NTT, Ny Maria Fransisca Djogo, Forkompinda NTT, istri para Bupati, para pejabat, dan undangan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved