Berita Pendidikan

Wow! Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik

Menristekdikti, Mohamad Nazir, mengatakan SDM Indonesia mampu meghasilkan inovasi teknologi kendaraan listrik.

Wow! Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik
kompas.com
Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik 

"Tidak selalu benda yang sudah dipatenkan, secara otomatis akan dapat diproduksi karena diperlukan penyesuaian dengan kondisi yang ada di lapangan saat ini. Contoh mobil listrik ini, mudah-mudahan ini dapat masuk pada industri dan mampu dikomersialisasikan. Kita harapkan mobil listrik nanti di tahun 2022 sudah ada mobil listrik yang diproduksi Indonesia," harap Menristekdikti.

Pengakuan Mengejutkan Inul Daratista, Nyaris Diperkosa Produser, Cicipi Narkoba, Dendam Rhoma Irama

Dukungan 5 PTN
Menteri Nasir mengatakan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini didukung oleh lima perguruan tinggi yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret dan ITS.

Setiap perguruan tinggi memiliki peran masing -masing, ada yang mendukung dalam teknologi baterai, ada yang mendukung pada desain dan teknologi lainnya. Setiap perguruan tinggi saling berkaitan dan bersinergi, sehingga dapat terwujud dalam suatu kendaraan listrik

"Mudah-mudahan kendaraan listrik ini dapat maju melalui kolaborasi setiap perguruan tinggi yang ada, tidak lagi bersaing antara satu dengan yang lainnya," tambah Menristekdikti.

Rektor ITS, Mochamad Ashari, mengatakan Jambore Kendaraan Listrik ini dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dari Surabaya.

Sistem Zonasi Wujud Kemerdekaan di Dunia Pendidikan

Kegiatan Jambore ini menempuh perjalanan 800 km dengan rute perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta melalui jalur selatan Pulau Jawa.

Jalur selatan dipilih karena memiliki karakter jalan yang bervariasi, mulai datar, berbukit dan berkelok. Dengan demikian, komponen-komponen hasil riset ITS akan diuji dengan kondisi lingkungan sebenarnya.

Ketersediaan SPLU
Menristekdikti saat menutup rangkaian kegiatan Jambore Kendaraan Listrik Nasional yang dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta (3/9/2019).

Perjalanan sejauh 800 km telah dilakukan oleh kendaraan listrik peserta rally, dan selama perjalanan proses pengisian energi dapat dilakukan dengan mudah, menggunakan fasilitas Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) milik PLN.

Warga Arak Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya dari Bandara Tambolaka Menuju Rumah, Suasana

Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia juga telah menyiapkan infrastruktur untuk menunjang teknologi kendaraan listrik.

Halaman
123
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved