Berita Pendidikan

Wow! Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik

Menristekdikti, Mohamad Nazir, mengatakan SDM Indonesia mampu meghasilkan inovasi teknologi kendaraan listrik.

Wow! Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik
kompas.com
Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, menegaskan SDM Indonesia baik peneliti di perguruan tinggi maupun di lembaga riset memiliki kemampuan menghasilkan inovasi teknologi kendaraan listrik dan tidak kalah dengan negara lain.

Hal ini disampaikan Menristekdikti saat menutup rangkaian kegiatan "Jambore Kendaraan Listrik Nasional" yang dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta (3/9/2019).

Jambore Kendaraan Listrik diikuti 7 mobil listrik dan 3 sepeda motor listrik selama 7 hari dari tanggal 28 Agustus hingga 3 September 2019 menempuh jarak sekitar 800 km.

30 Anggota DPRD Sumba Timur Periode 2019-2024 Dilantik Ketua PN Waingapu, Ini Harapan Bupati

"Tidak ada artinya inovasi apabila tidak dihilirisasikan pada industri. Mudah-mudahan inovasi yang dilakukan oleh ITS akan bisa memiliki nilai manfaat yang tinggi untuk dihilirisasikan.

Dan dapat memacu inovasi di perguruan tinggi lain," ujar Menristekdikti dilansir dari rilis resmi.

Target 2022 mobil listrik
Menristekdikti menyatakan mendukung penuh inovasi kendaraan listrik di Indonesia.

Kemenristekdikti memberikan dukungan mulai dari pengembangan inovasi kendaraan listrik di perguruan tinggi dan lembaga riset hingga memediasi pengembangan dan penggunaan kendaraan listrik, dengan Kementerian Perindustrian untuk bisa masuk ke industri dan dengan Kementerian Perhubungan sebagai pengguna kendaraan listrik.

Wilayah NTT Memasuki Musim Kemarau

Menteri Nasir mengapresiasi inovasi kendaraan listrik ITS yaitu motor listrik GESITS yang saat ini telah memasuki fase industri.

Menteri Nasir berharap mobil listrik dari ITS juga dapat dihirisasikan ke industri.

Jambore Kendaraan Listrik sejauh 800 km dapat dijadikan evaluasi bagi mobil listrik ITS agar dapat dilakukan penyesuaian dan perbaikan sebelum masuk ke tahap industri.

Halaman
123
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved