Terminal Peti Kemas Kupang dan Maumere Terapkan DO Online Mulai 9 September

Sembilan pelabuhan peti kemas terapkan DO Online mulai 9 September 2019, termasuk Pelabuhan Tenau kupang dan pelabuhan di Maumere

Terminal Peti Kemas Kupang dan Maumere Terapkan DO Online Mulai 9 September
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Crane di Terminal Tenau Kupang, gambar diambil April 2018 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Mulai hari ini, Senin (9/9/2019), layanan ekspor impor di sembilan terminal peti kemas telah menerapkan sistem Delivery Order (DO) online.

Kesembilan terminal peti kemas tersebut, yakni Terminal Bagendang, Bumiharjo, Lembar, Benoa, Batulicin, Kupang, Maumere, Bima dan Badas.

"Penerapan DO online ini diyakini dapat meningkatkan kelancaran arus barang, menurunkan biaya logistik di pelabuhan dan memberikan kemudahan kepada pengguna jasa dalam melakukan permohonan pengeluaran barang," kata Direktur Utama PT Pelindo III Doso Agung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/9/2019)

Keamanan atas data, kata Doso Agung, juga terjamin dari pemalsuan, karena dokumen DO di-entry langsung oleh perusahaan pelayaran sebagai pihak yang bertanggung jawab mengeluarkan dokumen.
Doso Agung menambahkan, sistem DO Online ini mampu menyederhanakan prosedur pelayanan menjadi lebih cepat dan murah. Sehingga pada akhirnya mampu menurunkan biaya logistik di pelabuhan.

Pola operasi DO Online berawal dari agen pelayaran mengunggah DO Online melalui aplikasi anjungan (IBS). Atas informasi yang diterima dari Agen Pelayaran, Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) melakukan permohonan pengambilan petikemas.

Selanjutnya, JPT akan melakukan pengecekan kesesuaian informasi meliputi nomor petikemas, nomor DO Online dan tertagih. Apabila sudah benar maka JPT dapat melanjutkan pencetakan job order (JO).
Job Order tersebut menjadi dokumen yang akan dibawa driver truck untuk dapat memasuki pelabuhan atau terminal untuk mengambil petikemas. ]

Bina Siswa Jadi Pengusaha Bank NTT Waikabubak Buka Program LOPO Berfasilitas Lengkap dan Gratis Wifi

Habel Mbate dan Sofia Malelak Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang Sementara, Ini Infonya

Apabila DO Online telah melebihi batas waktu, maka JPT dapat melakukan permohonan perpanjangan kepada agen pelayaran dan selanjutnya agen pelayaran akan melakukan proses perpanjangan.
Khusus bagi layanan DO Online peti kemas domestik, perusahaan pelayaran cukup mengunggah dokumen dengan format yang telah ditentukan melalui aplikasi Anjungan (anjungan.pelindo.co.id).

Selanjutnya sistem akan melakukan validasi kesesuaian antara dokumen excel yang di-upload dengan nomor kontainer yang ditunjuk.

"Dengan adanya Sistem DO Online, proses layanan pengeluaran peti kemas dari terminal menjadi lebih lancar. Karena verifikasi dokumen dilakukan secara otomatis," kata Doso. (kompas.com)

Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved