Pria Paruh Bayah di Ngada, Flores Tewas Rabies

Serangan anjing rabies di Pulau Flores bagaikan gunung es. Hari Minggu (8/9/2019) sekitar pukul 14.27 Wita

Pria  Paruh  Bayah  di Ngada, Flores  Tewas   Rabies
YOUTUBE/CAPTURE
Ilustrasi digigit anjing rabies. 

Pria  Paruh  Bayah  di Ngada, Flores  Tewas   Rabies

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Serangan anjing  rabies   di  Pulau  Flores bagaikan gunung es.  Hari  Minggu  (8/9/2019) sekitar   pukul 14.27  Wita, pria paruh  bayah berusia 67  tahun  akhirnya  meninggal  dunia  di   RSUD  Bajawa.

Sumber   pos-kupan.com, Senin   (9/9/2019)   pagi menyebutkan   korban dirawat lima   hari yang lalu   di  RSUD  Bajawa.  

Ia mengalami  gelisah dan muncul gejala khas rabies yakni  takut  air  (hydrophobia)  dan  takut udara   (aerophobia).

“Bulan  Maret  2019  dia digigit  anjing miliknya yang belum divaksinasi. Langkah awal pencegahan sudah dilakukan dengan benar yakni  mencuci luka dengan air mengalir dan sabun kemudian diberi Vaksin Anti Rabies (VAR) di Dinas Kesehatan setempat. Namun pemberian VAR yang kedua (pada hari ke-7) dan ketiga (pada hari ke-21) tidak dilakukan,” kata  sumber  pos-kupang, minta  tak dipublikasi  identitasnya.

Rupanya  hampir enam bulan  kemudian, naas itu menghampirinya. Virus rabies   yang  telah menyebar  mencapai otak memunculkan gejala rabies aerophobia  dan hydrophobia.

“Kalau   gejalahnya  sudah  seperti ini  sangat sulit melakukan penyembuhan. Nasi sudah menjadi bubur,” ujarnya.

Ia  mengatakan, rabies adalah penyakit  mematikan, tapi  bisa dicegah. Jika digigit anjing, segera lakukan cuci luka dengan air mengalir dan sabun, kemudian berikan VAR dan atau Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi.

Merry Tinggalkan Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Lalu Pilih Bu Dendy, Uangnya Bergepok-Gepok

Ini Pelaku Pelecehan Seksual di Persimpangan Bekasi Square, Lihat Pengakuannya Saat Ditangkap Polisi

Sudah  ratusan warga Flores Lembata meninggal karena rabies sejak virus rabies  masuk Pulau Flores tahun 1997. Selama 22 tahun, virus rabies menebar ancaman kematian  belum ada tanda-tanda akan  lenyap  dari  Flores.  (lLaporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved