Kaum Ibu dan Remaja Putri Desa Manusak Diajarkan Pelihara Ikan Lele Jumbo

Kaum ibu rumah tangga dan remaja putri di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang mendapat ilmu pemeliharaan ikan lele jumbo.

Kaum Ibu dan Remaja Putri Desa Manusak Diajarkan Pelihara Ikan Lele Jumbo
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Kaum ibu rumah tangga dan remaja putri di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur ketika mendengar arahan, Senin (9/9/2019 

POS KUPANG.COM | MANUSAK - Kaum ibu rumah tangga dan remaja putri di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang mendapat ilmu pemeliharaan ikan lele jumbo.

Mereka dibagi dalam 10 kelompok yang masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang. Pelatihan diberikan mulai dari cara membuat tempat penampungan juga teknik pemeliharaan. Kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga ini didukung dengan dana desa yang tahap pertama ini berjumlah Rp 50 juta.

Menteri Rini Memantau Hotel Inaya Bay Komodo di Labuan Bajo

Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes, S.H kepada POS KUPANG.COM, Senin (9/9/2019) menjelaskan, kegiatan pemberdayaan bagi kaum ibu rumah tangga dan remaja putri selama ini sudah dilakukan. Untuk saat ini mereka diberikan bekal pengetahuan tentang teknik memelihara ikan lele jumbo.

Dijelaskannya, mereka akan dibentuk 10 kelompok yang tiap kelompok 10 orang. Tiap kelompok akan dibantu terpal yang digunakan sebagai wadah pemeliharaan ikan lele jumbo ini.

"Kita jalin kerjasama dengan Pendeta Megy dari Bakunase, Kota Kupang yang selama ini membudidayakan ikan lele jumbo. Bibitnya didatangkan dari Surabaya. Dengan dana desa yang ada kita coba buatkan terobosan sehingga bisa membantu kaum ibu dan remaja putri dalam menopang ekonomi keluarga," jelas Arthur.

Bupati dan Wabup Kupang Disambut Meriah Warga Alor di Kabupaten Kupang

Dikatakannya, untuk tahap awal ini diperuntukan bagi 100 orang dan jika berhasil maka tahun depan akan ditambah lagi kelompok baru. Pendampingan dilakukan bersama TP PKK desa dan tenaga teknis dari Bakunase yang sangat profesional dalam pemeliharaan ikan lele jumbo.

"Pak Pendeta Megy akan siapkan ikan lele  per kelompok 1.000 ikan lele dibagi dua tahap.Hasilnya akan dijual dan dibeli Pendeta Megy. Jadi tugas kelompok pelihara dan uangnya nanti kembali  berputar di kelompok sendiri. Dalam enam bulan sudah bisa dipanen hasilnya," tambah Arthur.

Arthur menambahkan, kelompok selain diajarkan teknik pemeliharaan ikan lele juga diajarkan  pembukuan dan teknis penjualan.

Pendeta Megy pada kesempatan ini mengatakan, kehadirannya untuk memberikan sosialisasi soal pemeliharaan  ikan Lele. Dirinya menyiapkan tenaga teknis untuk membantu menjelaskan bagaimana cara membuat wadah pemeliharaan ikan lele menggunakan terpal. Juga teknik pemberian air dan makanan ikan lele. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved