India Nomor 1, Brasil Nomor 2, Indonesia Negara Penderita Kusta Terbanyak Nomor 3 di Dunia

Indonesia menempati peringkat ketiga negara dengan penderita kusta terbanyak setelah India dan Brasil.

India Nomor 1, Brasil Nomor 2, Indonesia Negara Penderita Kusta Terbanyak Nomor 3 di Dunia
istimewa
Ilustrasi penderita kusta atau lepra 

India Nomor 1, Brasil Nomor 2, Indonesia Negara Penderita Kusta Terbanyak Nomor 3 di Dunia

POS-KUPANG.COM - Indonesia menempati peringkat ketiga negara dengan penderita kusta terbanyak setelah India dan Brasil.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization ( WHO ) mengategorikan kusta sebagai salah satu penyakit tropis yang terabaikan (Neglected Tropical Disease).

Dari penjelasan Ketua Kelompok Studi Morbus Hansen Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), Dr dr Sri Linuwih Susetyo Wardhani Menaldi SpKK, nama lain kusta ialah Morbus Hansen atau lepra (dalam bahasa Inggris: leprosy).

Ini merupakan penyakit yang terjangkit di daerah tropis dan subtropis.

Morbus diartikan penyakit, sedangkan Hansen ialah nama seorang ilmuwan Norwegia yakni Gerhard Henrik Armauer Hansen. Pada 1873 ia menemukan adanya sebuah patogen yang menyebabkan penyakit yang telah lama dikenal sebagai lepra.

Dr dr Sri yang kerap dipanggil Dini juga mengatakan, lepra merupakan penyakit infeksi dan menular yang disebabkan oleh kuman bernama Mycobacterium leprae, yang menyerang kulit dan saraf tepi. Kusta masuk dalam keilmuan spesialis kulit.

Kuman Mycobacterium leprae dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita (kontak yang lama dan berulang) dan melalui pernapasan dengan masa inkubasi 2-5 tahun setelah kuman masuk ke dalam tubuh.

Hingga tahun 2018, tercatat masih terdapat beberapa wilayah di Indonesia yang belum eliminasi kusta. Artinya, angka kejadian kusta di wilayah tersebut masih lebih dari 1 per 10.000 penduduk.

"Kalau secara nasional kita sudah mengeliminasi kusta karena perhitungan 1 per 10.000 penduduk secara umum kalau nasional. Tapi kalau per daerah misal provinsi masih banyak yang menunjukkan angka lebih dari 1 per 10.000 itu, makanya penyebaran eliminasi kusta ini tidak merata," kata Dini kepada Kompas.com, Selasa (3/9/2019).

Wilayah yang masih terdeteksi angka kejadian kusta yaitu Jawa bagian timur, Sulawesi, Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved