Besok, Kadis PU TTS dan Mantan Anggota DPRD NTT Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi

Besok, Kadis PU TTS dan Mantan Anggota DPRD NTT Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi

Besok, Kadis PU TTS dan Mantan Anggota DPRD NTT Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kepala Kejari TTS, Fachrizal, SH 

Terkait kerugian negara dalam kasus tersebut dikatakan Fachrizal pihaknya masih menunggu hasil perhitungan dari BPKP. Pasca perhitungan kerugian negara dikeluarkan BPKP, pihak jaksa penyidik juga akan melakukan pemeriksaaan saksi ahli dari BPKP terkait besaran kerugian negara tersebut.

" Kerugian negaranya masih sementara dihitung. Nanti setelah hitung habis, kita juga akan melakukan pemeriksaan terhadap BPKP selaku tim ahli dalam perhitungan kerugian negara tersebut," jelasnya.

Ketika ditanya terkait proses pemberkasan, Fachrizal menguraikan, untuk pemberkasan empat tersangka yaitu, Kadis PU Kabupaten TTS, Samuel Nggebu, Direktur CV Belindo Karya, Yohanes Fanggidae, Pengawas proyek, Timotius Tapatap dan pelaksanaan proyek, Jimmy Unbanuek sudah mencapai 90 persen atau hampir rampung.

Sedangkan berkas tersangka Jefry Un Banuek belum mencapai 90 persen karena Jefry sudah tiga kali mangkir dari panggilan.

Pihaknya berkomitmen, berkas tersangka mana yang sudah rampung akan dilimpahkan lebih dahulu. Sedangkan sisanya menyusul.
" Kita targetkan secepatnya kita akan limpahkan berkasnya untuk disidangkan," ujarnya.

Untuk diketahui Jefry Un Banunaek ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete tahun 2015. Pembangunan Embung yang menelan anggaran 756 juta tersebut terindikasi korupsi karena ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan dan pembayaran yang tidak susai fisik pekerjaan.

Aliran uang pembayaran pekerjaan Embung Mnele Lete diduga kuat masuk ke rekening milik tersangka Jefry Un Banunaek.

Selain Jefry Un Banunaek, Kejaksaan Negeri TTS juga menetapkan empat tersangka lainnya yaitu, Kadis PU Kabupaten TTS, Samuel Nggebu, Direktur CV Belindo Karya, Yohanes Fanggidae, Pengawas proyek, Timotius Tapatap dan pelaksanaan proyek, Jimmy Un Banunaek. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved