Area Taman Kota Lewoleba Akan Jadi Pusat Kuliner, Simak YUK

Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata telah mengadakan rapat koordinasi dengan para pemilik hotel, restoran, pelaku kuliner dan pengusa

Area Taman Kota Lewoleba Akan Jadi Pusat Kuliner, Simak YUK
Foto/Ricko Wawo/
Pengukuhan Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT) Kecamatan Nubatukan Periode 2019-2023, di Masjid Al Ikhlas, Lewoleba, Minggu (8/9/2019). Sekretaris Camat Nubatukan, Mustan Paokuma berpose bersama para pengurus BKMT periode 2019-2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Pihak Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata telah mengadakan rapat koordinasi dengan para pemilik hotel, restoran, pelaku kuliner dan pengusaha untuk menjadikan Kota Lewoleba sebagai pusat kuliner dan oleh-oleh.

Rencanannya area Taman Kota Swaolsa Titen dan Jalan Trans Lembata di depan taman tersebut akan dibuka pada sore hari untuk pusat kuliner.

Sekretaris Camat Nubatukan, Mustan Paokuma, menjelaskan kawasan kuliner itu ada di depan pelataran taman kota atau dari depan Hotel Rejeki sampai di Serena.

Lokasi ini akan ditutup pada sore hari mulai pukul 17.00 Wita sampai malam hari dan dijadikan pusat jajanan dan kuliner. Sedangkan area dalam Taman Kota Swaolsa Titen akan dimanfaatkan sebagai pusat bermain anak-anak.

Dua Bomber PSM Makassar Guy Junior dan Ferdinand Sinaga Hengkang ? Darije Kalezic Angkat Bicara

"Jadi saat orangtuanya di kuliner, anak-anaknya bisa bermain di pusat permainan," kata Mustan usai acara
Pengukuhan Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT) Kecamatan Nubatukan Periode 2019-2023, di Masjid Al Ikhlas, Lewoleba, Minggu (8/9/2019)

Dia melanjutkan bahwa upacara launching pusat kuliner dan jajanan ini akan disatukan dengan hari ulang tahun Kecamatan Nubatukan pada September 2019 ini.

Geliat Potensi Pariwisata Kabupaten Kupang, Pantai Haubenkase yang Menawan di Amarasi Barat

Dia meminta para anggota BKMT Kecamatan Nubatukan untuk berperan aktif dalam menjalankan kuliner dan jajanan ini. Apalagi, lanjut Mustan, dalam anggota BMKT juga ada para pelaku usaha dan kuliner.

Dia menyampaikan sejauh ini sudah ada masyarakat dan pengusaha yang mendaftar untuk membuka lapak kuliner dan jajanan di sana. Ada odong-odong, pojok kopi, bakso, mie ayam dan ikan bakar. Dia harap semua lahan yang disiapkan untuk kuliner bisa terpenuhi. Dengan dibukanya pusat makan-minum ini, otomatis arus lalu lintas kendaraan juga akan dialihkan pada senja sampai malam hari. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatasi hal ini.

"Dari arah pelabuhan akan melewati jalan ke kantor pos lama dan dari timur juga sama."
Ketua BKMT Kecamatan Nubatukan, Latisa Lingi menyambut baik program pemerintah membuka pusat kuliner dan jajanan ini. Mereka akan menggelar rapat koordinasi internal guna membahas rencana pemerintah kecamatan setempat.

"Kami menyambut baik dan siap untuk ini," tandasnya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved