Ungkapan Penyesalan Mia Khalifa Ketika Mengisahkan Pengalaman Jadi Bintang Porno

Ungkapan penyesalan Mia Khalifa ketika mengisahkan pengalaman jadi bintang porno

Ungkapan Penyesalan Mia Khalifa Ketika Mengisahkan Pengalaman Jadi Bintang Porno
KOMPAS/YouTube via Hindustan Times
Mantan bintang porno Amerika Serikat (AS), Mia Khalifa. 

Ungkapan penyesalan Mia Khalifa ketika mengisahkan pengalaman jadi bintang porno

POS-KUPANG.COM | LONDON - Sudah empat tahun, atau sejak 2015, Mia Khalifa memutuskan keluar sebagai bintang porno. Namun, masih ada publik yang masih memberi stigma demikian. Masa lalunya itu diakui memberikan tantangan bagi Mia.

Pernyataan itu dia ungkapkan dalam program bincang-bincang BBC Hardtalk bersama presenter Stephen Sackur, Jumat (6/9/2019).

Mia Khalifa Akhirnya Ungkap Alasan Penyebab Ia Terjun sebagai Bintang Porno

Ketika terjun sebagai bintang porno pada 2014, Mia Khalifa tidak tahu jika keputusan yang dibuatnya itu bakal terus berdampak di masa depan.

Perempuan keturunan Lebanon itu mengungkapkan, awalnya dia tidak keberatan masuk ke industri film dewasa karena dia menyangka tidak akan ada yang menyadarinya.

Mia menuturkan ada jutaan perempuan di dunia yang merekam aktivitas seksual mereka, dan mengklaim tidak ada yang mengenal. "Jadi saya pikir bisa menjadi rahasia kecil saya," katanya.

Lantaran Tidak Ada Pilot, Seorang Penumpang Terbangkan Pesawat EasyJet, Simak Ceritanya

Namun, dia tidak menyangka pada Desember 2014, namanya berada di daftar teratas video yang paling banyak dicari di situs pencarian dewasa Pornhub.

"Dampaknya baru terasa di kemudian hari. Video itu sudah menghancurkan hidup saya," katanya.

Dia juga mengaku dimanipulasi melakukan hal yang tidak diinginkannya. Puncaknya adalah ketika dia menerima ancaman pembunuhan dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam salah satu video porno yang dibintanginya.

Ancaman dan kritik yang diperoleh dari warga Timur Tengah karena dia dianggap aib membuat sarjana sejarah itu memutuskan berhenti sebagai bintang porno.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved