Tiga Tahun Berturut, RSUD Maumere Raih Predikat WTP BPK

--Lima tahun lalu, RSUD dr.TC.Hillers Maumere di Pulau Flores berubah status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. TC Hillers

Tiga Tahun Berturut, RSUD Maumere Raih Predikat WTP BPK
POS KUPANG/EUGENIUS MO'A
Gedung baru lantai III untuk manajemen RSUD dr.TC.Hillers Maumere di Pulau Flores, Kamis (1/3/2018). 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Lima  tahun lalu, RSUD  dr.TC.Hillers  Maumere di  Pulau  Flores berubah status menjadi  Badan  Layanan  Umum  Daerah  (BLUD) RSUD   dr. TC Hillers Maumere. 

Pengelolaan keuangan   yang mematuhi  tata kelola yang benar sejak menjadi  BLUD 2014,  mengantarnya meraih predikat Wajar  Tanpa Pengecualian  (WTP)  dari  Badan Pemeriksa Keuangan  (BPK) RI Perwakilan NTT.

“Tahun  pertama  jadi  BLUD,   kami masih  dapat  predikat disclaimer. Tahun  kedua dapat  predikat Wajar Dengan Pengecualian  (WDP) dan  tahun  ketiga  (2016-2018)  dapat predikat WTP,”  kata  Direktris  RSUD  dr.TC.Hillers Maumere,  dr.Clara  Francis, kepada  pos-kupang.com, Kamis  (5/9/2019).

Lagu ini Pengiring Bunuh Diri Mahasiswa S2 ITB, dan ini Catatan Kematiannya Bikin Merinding

Penulis Disertasi Halal Hubungan Seks Tanpa Nikah, Terima Teror, Anak-Istri Terganggu, Simak Berita

Clara  Francis  menargetkan  lagi pengelolaan  keuangan  BLUD  2019  harus kembali  meraih predikat WTP. Menurut  Clara  Francis,   hal yang dikerjakan untuk mendapat WTP  yakni   pengelolaan  keuangan mengikuti  tata kelola  yang seharusnya  dilakukan  oleh BLUD  dan mematuhi semua  ketentuan. 

AWAS - Jangan Ganggu Ganggu Istri Orang, Bisa Kena Denda Rp 30 Juta, Ini Kisah Awalnya

Membuat Kiper Persib Cedera Parah,Ini Karma Pemain Persija, Diputus Kontrak dan Gaji Belum Dibayar?

Instagram Bomber Persija Jakarta Bruno Matos Malah Diserbu Bonek Kabar Merapat ke Persebaya Surabaya

Dikatakanya,  target pendapatan  BLUD  tahun 2018  senilai Rp 40  miliar  terealisasi Rp 44 miliar.  Namun  tahun 2019, ditargetkan   pendapatan  Rp 37  miliar.

“Turun (target) 2019, karena  saat itu (2018) ada pembayaran   tahun  2016   yang belum masuk, sehingga tercapai  Rp 44  miliar.  Sampai akhir  Agustus  2019 tercapai  56 persen dari target,” ujar Clara Francis. (laporan wartawan  pos-kupang.com,eginius  mo’a).

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved