Di Nagekeo - Bupati Don Ajak Masyarakat Jangan Buang Air Besar di Sembarangan Tempat, Ini Imbauannya

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengajak masyarakat untuk tidak boleh membuang air besar disembarangan tempat.

Di Nagekeo - Bupati Don Ajak Masyarakat Jangan Buang Air Besar di Sembarangan Tempat, Ini Imbauannya
istimewa
Suasana saat kegiatan deklarasi Open Defecation Free/ Stop Buang Air Besar Sembarangan Pilar I STBM di Desa Wolowea Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo, Kamis (5/9/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengajak masyarakat untuk tidak boleh membuang air besar disembarangan tempat.

"Jangan ada lagi yang WC di luar, biasakan anak sejak kecil membuang air besar di kamar WC," ungkap Bupati saat Deklarasi ODF (Open Defecation Free/ Stop Buang Air Besar Sembarangan) Pilar I STBM di Desa Wolowea Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo, Kamis (5/9/2019).

Bupati Don juga mengajak masyarakat agar meningkatkan derajad kesehatan melalui perbaikan kebersihan diri dan pola konsumsi.

Bupati mengapresiasi kemajuan yang sudah dicapai oleh masyarakat Desa Wolowea tersebut, akan tetapi Bupati Don juga mengingatkan agar semua anggota keluarga harus taat menggunakan jamban.

Ia mengajak agar masyarakat mulai memikirkan tatanan hidup baru dengan keberpihakan yang lebih besar kepada perempuan.

Ia mengutarakan cara berpikir baru terkait kebudayaan yang selama ini terlalu membebani hidup seorang ibu rumah tangga.

Bobotoh Sangat Gila, Ini Komentar Kevin van Kippersluis Usai Debut Bersama Persib Maung Bandung

Instagram Bomber Persija Jakarta Bruno Matos Malah Diserbu Bonek Kabar Merapat ke Persebaya Surabaya

Salah satu yang ditawarkannya adalah agar bagian tertentu dalam budaya adat belis juga dikonversi menjadi persyaratan kesanggupan bagi pihak calon suami untuk menyediakan berbagai sarana vital yang memudahkan pekerjaan domestik anak perempuan ketika menjadi istri, ibu atau anak menantu.

Di antaranya, bak penampung air bersih, dapur sehat, gudang pangan, kamar WC dan petak sayur. Karena menurutnya, jika ibu sehat, anak yang dilahirkannya juga sehat dan bermutu.

"Jika hati seorang ibu bergembira, maka seisi rumah ikut bergembira," ujarnya. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved