VIDEO: Hama Bubuk Ganggu Produksi Kopi di Ngada. Lho Kok Bisa? Ini Videonya

VIDEO: Hama Bubuk Ganggu Produksi Kopi di Ngada. Lho Kok Bisa? Hal itu diungkapkan Kadis Pertanian Ngada, Paskalis W Bai.

Dikatakan, pergerakan hulu dan hilir budidaya kopi di NTT harus menjadi perhatian dan tentu dimulai dari petani.

VIDEO: Sebelum Dilantik, 25 Anggota DPRD Lembata Diterima Secara Adat. Ini Videonya

VIDEO: Rosita Merinding Saksikan Tarian Soka Leu Festival 3 Gunung di Lembata. Ini Videonya

VIDEO: Pakan Berkurang, Ternak di Sumba Timur, Mati Satu Per Satu. Lihat Videonya

"Kita harapkan para kepala dinas di daerah bisa memacu petani agar dapat meningkatkan produktivitas kopi dengan cara budidaya yang baik," kata Lucy.

Sedangkan di hilir, Lucy  juga mengharapkan dinas terkait agar menyiapkan kemasan kopi agar bisa meningkatkan nilai jual.

Dr. Windy dari Faperta Undana mengatakan, untuk budidaya  kopi, saat ini perlu diperhatikan adalah panen dan pasca panen.

Rian Boimau, penjual kopi keliling mengatakan, dirinya berjualan keliling di jalan.

"Saya jual keliling sebagai bisnis jemput bola. Saya jual mobile, jadi tdk bisa kumpul  di satu lokasi atau satu titik," kata Rian. (POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved