Breaking News:

Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Kristen 30 Agustus 2019 Keunggulan Orang Beriman Bukan Pada Wacana tapi Teladan & Kesetiaan

Renungan Kristen 30 Agustus 2019 Keunggulan Orang Beriman Bukan Pada Wacana tapi Teladan & Kesetiaan.

Editor: maria anitoda
istimewa
Renungan Kristen 30 Agustus 2019 Keunggulan Orang Beriman Bukan Pada Wacana tapi Teladan & Kesetiaan 

Musa adalah hamba yang setia dalam segenap rumah Tuhan (1 Samuel 12:7).

Akan tetapi Yesus melebihi Musa dalam hal kebesaran dan kemuliaannya.

Dengan tegas si penulis surat Ibrani mengatakan  Yesus lebih besar daripada Musa, karena Yesus memiliki dua jabatan besar Perjanjian Lama (Imam Besar) dan Perjanjian Baru (Rasul) (Ibrani 3: 1-2).

Ilustrasi rumah Allah atau bangunan Allah digunakan oleh sipenulis Surat Ibrani untuk memperlihatkan keunggulan Yesus terhadap Musa.

Pada satu pihak, Yesus adalah ahli bangunan yang membangun rumah Allah (kiasan untuk umat Allah), sedangkan Musa hanyalah bagian dari bangunan itu (Ibrani 3: 3-4); dan pada pihak yang lain Yesus adalah Anak yang mengepalai rumah Allah, sedangkan Musa hanyalah pelayan yang setia (Ibrani 3:  5-6).  

Memperkuat pemikirannya ini si penulis Ibrani membuat 7 kutipan dari kitab Perjanjian Lama yang menunjukkan keunggulan-keunggulan Kristus. Bahwa “Kristus lebih besar dari” apa dan siapapun (lihat Ibrani 1:5-7:28).

Mengacu kepada keunggulan Kristus inilah maka sipenulis Ibrani mengajak orang Kristen untuk berpegang teguh kepada imannya kepada Yesus dan hanya menaruh harapan kepada-Nya (Ibrani 3:6 “Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan”).

Kata Yunani katanoesate  (artinya pandanglah Dia) yang digunakan penulis surat Ibrani disini menegaskan nasehat ini.

Katanoesate dalam bahasa Yunani memiliki beberapa arti yakni  "memperhatikan dengan cermat, memusatkan perhatian, menandai dengan penuh perhatian." Hal ini mengindikasikan bahwa orang Kristen harus memperhatikan dan memusatkan perhatian kepada keteladanan, ketekunan dan kesetiaan Kristus.

Kristus telah menunjukkan teladan dalam hal kesetiaan (Ibrani 3:1, 2 “Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,  2 yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.”).

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved