Kelurahan Bonipoi Luncurkan Pojok Ramah Anak

Anak-anak yang bermukim di Kelurahan Bonipoi boleh bergembira karena mempunyai Pojok Ramah Anak Porama yang disiapkan di pojok kanan aula Kantor Lurah

Kelurahan Bonipoi Luncurkan Pojok Ramah Anak
Pos Kupang.Com/Yen
POJOK ANAK -- Pos Kupang.Com/Yenn di Pojok Ramah Anak Kelurahan Bonipoi usai diluncurkan, Jumat (30/8/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anak-anak yang bermukim di Kelurahan Bonipoi boleh bergembira karena mempunyai Pojok Ramah Anak (PORAMA).

Porama yang disiapkan di pojok kanan aula Kantor Lurah Bonipoi ini dipenuhi dengan berbagai mainan anak-anak baik untuk anak perempuan dan anak laki-laki. Jadi anak-anak tidak terlihat sungkan untuk ke kantor lurah lagi, karena biasanya kantor lurah hanya didatangi oleh orang dewasa. Namun saat ini Kantor Lurah seperti rumah sendiri, dimana anak-anak bisa bermain sesuka hati dengan riang gembira.

"PORAMA ini sebagai bagian kecil dari wujud kelurahan ramah anak. Kegiatan pojok ramah anak suatu bentuk kelengkapan bahwa menunjukkan Kelurahan Bonipoi sebagai kelurahan ramah anak," kata Perwakilan Kepala

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kota Kupang Alex Poela pada Sosialisasi dan Launching PORAMA Kelurahan Bonipoi, Jumat (30/8/2019).

Ia mengatakan untuk mewujudkan Kelurahan Bonipoi sebagai kelurahan ramah anak salah satunya mengvisualisasikan Kelurahan Bonipoi dengan kegiatan seperti pojok ramah anak. Lanjutnya, Kelurahan ramah anak merupakan suatu komitmen.

Ketika meramu pojok ramah anak berarti melakukan beberapa kegiatan, kegiatan ini mendapat dukungan dan komitmen yang datang dari tiga komponen yaitu dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Tiga komponen ini harus bersepakat untuk memenuhi hak-hak anak, seperti hidup, berkembang, perlindungan dan partisipasi.

"Dimana mereka bisa berkumpul, memahami sesuatu hal dari tidak tahu menjadi tahu. Itu merupakam bentuk dari partisipasi anak," ujarnya.

Selain itu, katanya, kelurahan ramah anak berkomiten bisa melindungi anak dari kekerasan eksploitasi ekonomi dan sensual, diskriminasi dan lainnya.

"Kelurahan Ramah Anak diperlukan karena anak merupakan anugerah daripada Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan oleh orangtua dan pemerintah. Apalagi anak generasi penerus bangsa. Anak harus diperhatikan dan diayomi untuk menjadi anak yang baik dan berkualitas," tuturnya.

Menurutnya PORAMA haruslah menarik untuk anak. Minimal ada sesuatu yang diberikan sehingga mereka bisa membawa pulang dan bisa kembali lagi di PORAMA.

Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan, Dortiana Lopulalan mengatakan hadirnya PORAMA sebagai terlaksananya terobosan dan inovasi di bidang tugas pokok dan fungsi seksi pemberdayaan masyarakat Kelurahan Bonipoi, mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Kupang Gerakan Ayo Berubah menuju kota Kupang Smart City, kemudian terlaksananya program Pemkot yang ramah anak, dan terlaksananya program POKJA pola asuh pokja I PKK Kelurahan Bonipoi.

BREAKING NEWS - Diduga Takut Polisi, Pengendara di Kabupaten Ngada - NTT Terjunkan Mobil ke Jurang

Ia mengatakan PORAMA ini menyediakan Buku layak baca dan permainan layak pakai bagi anak-anak yang murni swadaya masyarakat, pengusaha, donatur dan masyarakat sekitar kota Kupang.
Dengan adanya PORAMA diharapkan bisa Mewujudkan hak-hak anak yang dikembangkan secara swadaya dari oleh dan untuk kelurahan Bonipoi. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved