Peserta Diklat ASN Kawasan Indonesia Timur Indonesia Diklat Di Jepang

sangat bersahabat dalam nuansa hubungan persaudaraan dan kemitraan antara bangsa Indonesia dan Jepang

Peserta Diklat ASN Kawasan Indonesia Timur Indonesia Diklat Di Jepang
POS KUPANG/Dokumen Frans Sales
Peserta Diklat Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) tiba dengan selamat di Bandara Internasional Heneda Tokyo Jepang pada, Minggu (25/8/2019) 

Peserta Diklat ASN Kawasan Indonesia Timur Indonesia Diklat Di Jepang

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Peserta Diklat Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) tiba dengan selamat di Bandara Internasional Heneda Tokyo Jepang pada, Minggu (25/8/2019).

Tim Diklat ASN Kawasan Timur Indonesia dengan Pimpinan rombongan Bapak Pandu dari Bappenas yang merupakan salah satu pejabat yang membidangi Bidang Kediklatan bagi ASN di Kementerian Bappenas Indonesia.

Peserta Diklat diterima secara resmi oleh Japan International Cooperation Center (JICE), diwakilkan Sense Kamiya Natsumi San, Sense Mitho Otsuka san, bersama Tim.

Tim tersebut berjumlah 25 orang dengan rincian di antaranya Kementerian Bappenas 6 orang, Kementrrian PAN RB 1 orang, Lembaga Administrasi Negara 1 orang, Provinsi Papua 3 orang, Papua Barat 3 orang, Maluku 3 orang, Maluku Utara 3 orang, Kalimantan Utara 3 orang dan NTT 3 orang.

Salah satu peserta asal NTT, Frans Sales mengungkapkan kegiatan ini merupakan program kerja Pusdiklatren Bappenas bekerjasama dengan Jepang International Center (JICE).

Kontingen Diklat Peningkatan Kapasitas SDM ASN Indonesia khususnya di wilayah Kawasan Timur Indonesia, telah tiba dengan selamat di bandara International Haneda Tokyo Jepang pukul 09.45 waktu setempat. Pimpinan JICE diwakilkan oleh Sense Kamiya Atshumi san.

"Suasana hangat dengan penuh keakraban antara duta-duta diklat ASN Kawasan Timur di bawah pimpinan Pak Pandu dari Bappenas dengan JICE sangat bersahabat dalam nuansa hubungan persaudaraan dan kemitraan antara bangsa Indonesia dan Jepang," kata Frans ketika menghubungi Pos Kupang, Kamis (29/8/2019).

Japan International Coorperation (JICE) adalah Sebuah pusat Lembaga International yang terlibat dalam berbagai kegiatan-kegiatan kerjasama Internasional, terutama untuk negara-negara berkembang sejak didirikan pada tahun 1977.

Lebih dari 40 tahun pencapaian dalam melatih dan mempersiapkan pemimpin- pemimpin goverment dikemudian hari dari negara-negara mitra melalui berbagi teknologi, pengetahuan, riset dan pengalaman -pengalam empiris yang terjadi di seluruh pelosok wilayah Jepang.

Bangsa Jepang lewat wadah JICE secara gencar mendorong mempromosikan kerjasama dan pertukaran internasional dengan lebih mengedepankan pengetahuan Jepang dengan dunia.

Ada suatu keyakinan dari pemerintah Jepang bahwa hal ini akan terwujud memberikan kontribusi pada terciptanya suatu masyarakat dunia yang damai dan sejahtera paripurna atau well being.

Kegiatan-kegiatan utama dari JICE adalah mengatur kursur-kursus pelatihan internasional yang dipercayakan oleh pemerintah Jepang, pemerintah-pemerintah serta lembaga-lembaga asing termasuk Kementerian Luar Negeri, perguruan-perguruan tinggi, pemerintah-pemerintah daerah, organisasi publik dan swata.

KPUD Sumba Tengah Dapat Penghargaan Situng Terbaik

Santai di Ayunan Tetangga, Suami di Ogan Ilir Ini Dibakar Istrinya Ternyata Sang Istri Alami Ini

JICE memiliki sumber daya manusia sebanyak 265 staf dan 1074 tenaga ahli dari latarbelang berbagai disiplin ilmu dan keterampilan yang serta punya spesialisasi diri dalam 31 bahasa untuk terlibat dalam merekayasa perumusan, investigasi, riset, pelaksanaan dan evaluasi proyek-proyek kegiatan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved