BMKG Ingatkan Kekeringan Meteorologis Landa Sebagian Besar Wilayah Sumba Timur

BMKG Ingatkan Kekeringan Meteorologis Landa Sebagian Besar Wilayah Sumba Timur

POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Kepala Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda (UMK) Sumba Timur Elias Limahelu sedang memberikan keterangan. 

BMKG Ingatkan Kekeringan Meteorologis Landa Sebagian Besar Wilayah Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terhadap kekeringan meteorologis dengan lebih dari 60 hari tanpa hujan (HTH) melanda pulau Sumba, di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan prakiraan pihak BMKG melalui Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda (UMK) Waingapu, kekeringan meteorologis dengan lebih dari 60 hari tanpa hujan itu, melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Sumba Timur.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda Sumba Timur, Elias Lambertus Limahelu kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (29/8/2019) mengatakan, bedasarkan prakiraan pihaknya kekeringan meteorologis dengan HTH di atas 60 HTH yang melanda pulau Sumba, sebagian besarnya melanda wilayah Sumba Timur.

DiuraikanNya, wilayah-wilayah Sumba Timur yang diprakirakan dilanda kekeringan meteorologis itu, yakni wilayah Kota Waingapu, Melolo, Wanga, Kanatang, Kawangu, Nggongi, Tanarara, Tawui, Lambanapu, Kamanggih dan wilayh Rambangaru. Bahakan, untuk wilayah Rambangaru yang berada di pesisir pantai Utara Sumba Timur tersebut diprakirakan mencapai 157 HTH.

"Dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sumba Timur yang  tercatat dampak kekeringan meteorologis terpanjang hingga 157 (HTH) diprakirakan melanda di sekitar wilayah Rambangaru Kecamatan Haharu,"ungkap Elias

Elias juga mengatakan, bukan hanya wilayah Sumba Timur yang diprakirakan terjadi kekeringan meteorologis dengan lebih dari 60 HTH, tetapi juga diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Sumba Barat Daya, Sumba Barat dan Sumba Tengah.

Namun, untuk di tiga wilayah Kabupaten tersebut hanya sebagian kecil wilayahnya yang terdampak iklim itu.

Elias menambahkan, prospek analisis curah hujan dasarian III, masih susah turun hujan dari tanggal 21-30 Agtustus 2019 dengan peluang hujan 0-20 mm.

Inilah Hasil Patroli Gabungan Penertiban Kapal Wisata di Labuan Bajo

Lama Diam, Ahmad Dhani Curhat Alasan Ceraikan Maia Estianty dan Pilih Mulan Jamela, Sempat Nangis

Stikes Maranatha Kupang Siap Kerja Sama dengan Pemprov NTT, Siapkan Tenaga Kerja ke Jepang

Dengan prediksi 90 sampai dengan 100 persen, bahwa ini menunjukkan beberapa daerah diperkirakan mengalami curah hujan sangat rendah dengan peluang hingga lebih dari 90 persen. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved