65 Desa Di Flores Barat Belum Berlistrik
berbagai kendala ujar Yudi PT PLN tetap berusaha sesuai dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki untuk melakukan pemasangan listrik.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
65 Desa Di Flores Barat Belum Berlistrik
POS-KUPANG.COM|ENDE---Sebanyak 65 desa di Flores Bagian Barat hingga tahun 2019 belum berlistrik dan dari 65 desa itu yang paling banyak di Kabupaten Manggarai Timur sedangkan kabupaten lainnya pada umumnya sudah berlistrik dengan rasio elektrifikasi diatas 85 persen.
Manajer PT PLN Area Flores Bagian Barat, Yudi Yurianto mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Kamis (29/8/2019) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai rasio elektrifikasi listrik di wilayah kerja area Flores Bagian Barat.
Yudi mengatakan bahwa untuk desa-desa yang belum berlistrik di wilayah kerja Flores Bagian Barat akan dilakukan pemasangan listrik secara bertahap dan diharapkan pada tahun 2020 semua desa di Flores Bagian Barat sudah berlistrik sesuai dengan target dari pemerintah pusat.
Yudi mengatakan hal yang menjadi kendala pemasangan listrik di wilayah Flores Bagian Barat secara umum adalah kondisi topografi wilayah yang cukup sulit dan terkadang ada desa-desa tertentu yang belum memiliki ruas jalan memadai sehingga menyulitkan proses mobilisasi peralatan listrik terutama tiang dan kabel.
“Kendala di lapangan adalah para pekerja sulit membawa peralatan untuk pemasangan jaringan listrik seperti tiang karena belum ada jalan beraspal,”kata Yudi.
Meskipun menghadapi berbagai kendala ujar Yudi PT PLN tetap berusaha sesuai dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki untuk melakukan pemasangan listrik.
Pihaknya berharap peran serta dan dukungan dari masyarakat untuk proses pemasangan listrik seperti dengan suka rela memotong atau minimal memangkas pohon atau tanaman yang akan dilewati jaringan kabel listrik.
“Sejauh ini listrik pada umumnya menggunakan kabel maka ketika hendak merentangkan kabel ke desa-desa tentu akan melewati kebun warga yang terkadang terdapat tanaman umur panjang seperti kelapa maupun cengkeh.
• BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Pelayaran Diminta Waspada Gelombang Tinggi Hari Ini dan Besok
• Ini Kronologi Lakalantas Tunggal di Nangaroro Nagekeo, Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter!
Warga diharapkan dengan iklas merelakan tanamannya itu dipotong agar jaringan listrik bisa terpasang,”kata Yudi.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yudi-yurianto.jpg)