Percepat Pembangunan Perbatasan Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT Kerja sama UKAW

Badan Pengelola Perbatasan (BPP) NTT berkerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana (Unkris) dalam mempercepat pembangunan perbatasan.

Percepat Pembangunan Perbatasan Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT Kerja sama UKAW
istimewa
Pertemuan -Kepala BPP NTT, Linus Lusi didampingi Kabid Potensi, Pius Rasi saat bertemu Rektor Unkris siang tadi 

POS KUPANG. COM, KUPANG- Badan Pengelola Perbatasan (BPP) NTT berkerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana (Unkris) dalam mempercepat pembangunan perbatasan.

Kawasan perbatasan antara RI dan RDTL yang tersebar di 12 kabupaten dan 88 kecamatan, secara faktual kehidupan masyarakat dari aspek ekonomi, pendidikan kesehatan serta aspek lainnnya sangat tertinggal.
Kondisi ini turut memberi kontribusi kemiskinan secara absolut.

Sementara potensi Perguruan Tinggi (PT) berciri kolaborasi belum dioptimalkan untuk menata kawasan perbatasan. Karena itu Pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Pengelola Perbatasan bergerak cepat menggandeng Unkris untuk melakukan aksi Tri Darma Perguruan Tinggi di lokasi prioritas perbatasan dalam kurun waktu tertentu.

Pola yang dijajaki berupa kuliah kerja nyata mahasiswa dan penelitian para dosen dikhususkan mengkaji persoalan perbatasan darat maupun laut.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, Linus Lusi kepada Pos Kupang. Com, di Kupang, Rabu (28/8/2019) mengatakan, niat membangun kerja sama mendapat respon luar biasa dari rektor yang akan dikonkrit dalam nota kesepahaman bersama antara pemerintah provinsi, pihak kampus dan pemkab perbatasan.

Target yang ingin dicapai , kata Linus, mewujudkan NTT bangkit dan mewujudkan masyarakat sejahtera, mandiri dan adil di kawasan perbatasan. "Mudah - mudahan inovasi percepatan pembangunan ini dapat melahirkan pemikiran baru untuk memutus mata rantai ketertinggalan masyarakat perbatasan,"kata Linus yang didampingi Kabid Pitensi, Pius Rasi. (*)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved