Inovasi Kades Hadakewa Layak Diteladani di Lembata

KEMENTERIAN Desa menetapkan Klemens Kewaaman, Kepala Desa Hadakewa, Kecamatan Hadakewa, Kabupaten Lembata, NTT mewakili 3200 desa di NTT guna mendampi

Inovasi Kades Hadakewa Layak Diteladani di Lembata
Pos Kupang.com/Frans Krowin
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lembata, Alo Buto 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-KEMENTERIAN Desa menetapkan Klemens Kewaaman, Kepala Desa Hadakewa, Kecamatan Hadakewa, Kabupaten Lembata, NTT mewakili 3200 desa di NTT guna mendampingi Presiden Joko Widodo yang akan melawat ke India pada 3 September 2019.

Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata adalah salah satu desa tematik yang ditetapkan Pemkab Lembata karena kreatif dan inovatif mengelola dana desa.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lembata, Alo Buto mengaku bangga dan berbahagia atas prestasi Klemens. Menutut Alo, inovasi dan kreativitas Kades Klemens mengelola dana desa patut diteladani kepala desa lainnya yang ada di Kabupaten Lembata.

"Saya sudah sampaikan kepada teman-teman di desa terutama di Kecamatan Lebatukan, saya bilang coba kamu berkiblat ke Desa Hadakewa. Kamu curi ilmunya ke dia. Kalau memang ada hal-hal yang perlu diskusi dia juga terbuka," kata Alo kepada Pos Kupang, Rabu, (28/8/2019).

Dia juga sudah menyampaikan kepada Kades Klemens untuk membagi ilmunya kepada desa-desa lain khususnya di pesisir pantai Lebatukan.

Pada saat perhelatan Bursa Inovasi Desa Kecamatan Lebatukan, Alo pun sudah menyampaikan kalau pemerintah tidak hanya berharap pada Desa Hadakewa sebagai desa tematik ikan teri. Desa-desa sekitar seperti Lamatuka, Baopana, Merdeka, Waienga, sampai Tapobaran juga harus berkembang dengan karakteristiknya masing-masing.

Bursa Transfer - Pemain Anyar Persib Bandung akan Hengkang, Ini Kata Pelatih Maung Bandung

"Tidak bisa harap Hadakewa saja. Harus ada desa-desa penopang juga."
Secara pribadi, Alo menilai Kades Klemens adalah anak muda yang kreatif yang memanfaatkan potensi laut Hadakewa dan melakukan inovasi di Badan Usaha Milik Desa.

Ini Motif Pelaku, SADIS- 5 Tahun Sembunyikan 4 Jasad Saudaranya di Kubangan Bebek

Pacar Curiga saat Masuk Kamar, Ternyata Jenazah Terpanggang dalam Mobil Dibunuh Baru Dibakar, Motif

Sejak tahun 2016, keunggulan Hadakewa sudah mulai nampak dan sekarang desa ini sudah masuk kategori desa berkembang.

Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla Gelar Dialog Bersama dengan Dekranasda se -NTT, Ini Pesannya

Kata Alo, dana desa untuk Hadakewa mencapai Rp800 juta lebih dan Alokasi Dana Desa dari APBD menyentuh angka Rp400 juta lebih.

"Dia sukses (kelola dana desa), kepala desanya masih muda, dia memang orang teknik dan pasaran keluarnya pakai digital. Dia bukan hanya inovatif tapi sangat inovatif," sebutnya. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved