Ibu Kota RI Pindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur PNS Mulai Khawatir, Simak Sejumlah Alasannya

Ibu Kota Pindah ke Kaltim PNS dan 'kekhawatiran' pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur: 'Menguatkan diri tinggal di tempat yang tidak selengkap

Ibu Kota RI Pindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur PNS Mulai Khawatir, Simak Sejumlah Alasannya
Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja mengumumkan secara resmi pemindahan ibu kota baru, Senin (26/8/2019). 

Ibu Kota RI Pindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur PNS Mulai Khawatir, Simak Sejumlah Alasannya

POS-KUPANG.COM - Ibu Kota Pindah ke Kaltim PNS dan 'kekhawatiran' pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur: 'Menguatkan diri tinggal di tempat yang tidak selengkap Jakarta'

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil atau PNS di kementerian dan lembaga pemerintah pusat mengaku cemas pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur karena belum ada kepastian terkait berbagai fasilitas, terutama pendidikan dan kesehatan.

Sekitar 130.000 dari 180.000 PNS yang ada di Jakarta saat ini diperkirakan akan pindah ke ibu kota baru - di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara - pada 2024.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin mengatakan pihaknya akan menyiapkan berbagai fasilitas untuk para aparatur sipil negara ini.

"Sekitar 180.000 itu tentu sebagian, kira-kira 30% tidak kena. Karena mereka itu sebagian akan pensiun. Paling tidak ada yang pensiun tahun ini ada yang pensiun tahun 2021 sampai 2024," kata Syafruddin, Selasa (27/8/2019).

Tetapi PNS yang dihubungi BBC Indonesia menyatakan khawatir. Salah seorang di antaranya termasuk Dian, PNS yang sudah bekerja lima tahun di salah satu kementerian.

"Nanti ada fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, tapi nggak tahu di sana seperti apa, itu saja yang kita jadi pikiran," kata Dian, ibu dua anak, kepada BBC Indonesia.

Anak Dian yang tertua masih duduk di sekolah dasar, dan yang paling kecil berusia 1,5 tahun. Ia berharap kualitas pendidikan di Kaltim bisa setara dengan di Jakarta.

"Sementara di sini misalnya, sudah bagus pendidikannya. Nah, di sana seperti apa, apakah bisa sama bagusnya, atau lebih bagus," tambah Dian.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved