DPRD Ende Berjanji Tidak Korupsi, Simak Suasana Pelantikan

DPRD Kabupaten Ende berjanji tidak akan melakukan korupsi dan kolusi serta nepotisme (KKN) serta bersedia dan bersungguh-sungguh menjalankan fungsi,

DPRD Ende Berjanji Tidak Korupsi, Simak Suasana Pelantikan
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
LANTIK/Ketua PN Ende, I Komang Dediek Prayoga, SH, M.Hum Melantik Anggota DPRD Kabupaten Ende Periode 2019-2024, Selasa (27/8/2019). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---DPRD Kabupaten Ende berjanji tidak akan melakukan korupsi dan kolusi serta nepotisme (KKN) serta bersedia dan bersungguh-sungguh menjalankan fungsi, tugas dan wewenang DPRD.

Hal ini diungkapan Anggota DPRD Kabupaten Ende, Maria Margaretha Siga Sare SE saat membacakan pakta intergritas mewakili anggota DPRD Kabupaten Ende masa jabatan 2019-2024 saat dilantik, Selasa (27/8/2019) di Gedung DPRD Kabupaten Ende.

Selain anggota DPRD Kabupaten Ende juga berjanji untuk bersedia melaporkan kekayaan secara jujur dan benar sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan serta tidak menerima imbalan atau hadiah dari pihak lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Anggota DPRD Kabupaten Ende juga bersedia dikenai sanksi apabila tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota DPRD Kabupaten Ende sebagaimana diatur dalam tata tertib dan atau kode etik.

Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Ende masa jabatan 2019-2024 dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Ende, I Komang Dediek Prayoga, SH, M.Hum serta dihadiri Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad dan Ketua DPRD Kabupaten Ende masa jabatan 2014-2019, Herman Yoseph Wadhi dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ende, masa jabatan 2014-2019 maupun jajaran Muspida Kabupaten Ende.

Ketua DPRD Kabupaten Ende sementara, Fransiskus Taso dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan pelantikan merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Ende. Momen dimana 30 orang putra dan putri terbaik Kabupaten Ende mengucapkan sumpah dan janjinya untuk mengemban amanat masyarakat Kabupaten Ende guna bersama pemerintah dan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ende menuju sebuah perubahan.

Polda NTT Siap Gelar Operasi Patuh Turangga 2019m Begini Kesiapannya

Dikatakan sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Ende terutama dalam menjalankan fungsi legislasi dan fungsi anggaran serta fungsi pengawasan harus benar-benar dijalankan sesuai koridor yang ada serta berpijak pada aturan yang berlaku.

Ide masukan maupun kritikan terhadap kinerja pemerintah harus benar-benar dalam semangat untuk membawa perubahan dan kemajuan daerah ini dengan kepentingan masyarakat di atas segala-galanya maupun bukan menunjukkan siapa yang paling berkuasa tetapi dalam kebijakan yang lebih dimaksudkan agar setiap kebijakan yang dihasilkan harus benar-benar pro rakyat,ujar Fransiskus.

“Harus dipahami bahwa kita yang terhormat ini karena kepercayaan yang didalamnya mengandung amanah dari masyarakat oleh karena itu sudah menjadi tanggung jawab bagi kita untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,”kata Fransiskus.

Fransikus mengajak Anggota DPRD Kabupaten Ende untuk menjadikan lembaga terhormat sebagai rumah besar aspirasi masyarakat Kabupaten Ende guna menyampaikan hal-hal yang perlu mereka suarakan.

“Tugas dan kewajiban kita adalah mendengar dan menampung dan kemudian bersama-sama pemerintah mencari solusi penyelesaian yang tepat untuk menjawabi aspirasi masyarakat,”kata Fransiskus.
Dikatakan setiap tuntutan maupun aspirsasi masyarakat harus sebisa mungkin cepat diselesaikan. Jangan biarkan asporasi masyarakat berakhir sebatas aspirasi tanpa penyelesaian.

Dikatakan sebagai repsentasi masyarakat tugas dan tanggungjawab DPRD adalah berjuang dan menyuarakan suara masyarakat.

“Pada tataran inilah kehormatan lembaga dipertaruhkan. Tidak ada kata yang tidak bisa selama kita mempunyai kemauan dan memiliki komitmen tulus berjuang demi kemajuan serta perubahan bagi masyarakat dan daerah,”kata Fransiskus.

“Marilah kita berpolitik sebagai negarawan dengan terus menjaga etika dan norma politik serta semangat persaudaraan. Jadikan lembaga ini sebagai ruang diskusi, dialog dan pertarungan ide serta gagasan besar untuk membangun Kabupaten Ende,”kata Fransiskus Taso. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved