Minggu, 10 Mei 2026

Politani Kupang Latih Petani Tesbatan Mendapatkan Income Setiap Hari, Mingguan, Bulanan

Politani Kupang dari Program Studi Teknologi Industri Holtikultura melatih dan mendampingi petani Tesbatan, Kabupaten Kupang menerapkan pola tanam ya

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Yosefina Lewar SPMP, selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politani saat mendampingi petani memantau lahan pertanian di Kampung Daun Baumata, Sabtu (24/8/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Politani Kupang dari Program Studi Teknologi Industri Holtikultura melatih dan mendampingi petani Tesbatan, Kabupaten Kupang menerapkan pola tanam yang bisa mendatangkan income harian, mingguan, bulanan dan tahunan.

Jenis tanaman yang tanam adalah Holtikultura seperti buah-buahan, sayuran.

Pola tanam tersebut sudah pernah dicoba di Kampung Daun Baumata, Kabupaten Kupang oleh Politani yang saat ini dikelola oleh Dr. Zainal Arifin, Dosen Politani. Pola tanam ini dinilai sangat berhasil sehingga menjadi model untuk dikembangkan di Tesbatan.

Kelompok tani Tesbatan yang didampingi oleh Politani tersebut bernama Baru Terbit. Sabtu (25/8/2019) kelompok tani ini diajak oleh Yosefina Lewar SPMP, selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politani melihat langsung pola tanam di Kampung Daun di Baumata.

Dalam kesempatan itu juga Yosefina dan beberapa dosen memberikan berbagai materi tentang cara berani, mengatasi hama dan merawat tanah agar tetap subur kepada para anggota kelompok tani tersebut.

Diwawancarai POS-KUPANG.COM, Yosefina mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat Politani tidak hanya berupa pemberian materi, tetapi terus mendampingi para petani secara berkala mulai dari persiapan lahan dan bahkan sampai pemasaran.

Menurutnya lahan di Tesbatan sudah disiapkan, seluas 1 hektare. Di atas lahan tersebut akan ditanam 7. 000 populasi brokoli dan diselingi berbagai tanaman lain.

"Jadi lahannya sudah kami siapkan mulai dari pengolahan, pemupukan dan persemaian brokoli, hari ini kita ajak mereka lihat langsung bagaimana pola tanam di Kampung Daun ini, yang nantinya akan diterapkan di Tesbatan," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini Politani Kupang mendampingi kurang lebih 12 kelompok masyarakat, baik di bidang pertanian maupun di bidang perikanan dan peternakan. Minggu lalu Politani mendampingi tiga kelompok peternak di Oesao, Kabupaten Kupang.

"Kita dampingi masyarakat bagaimana merawat kesehatan terbak sapi dan babi. Lalu untuk pakan babi, sapi dan ayam broiler. Kita latih membuat pakan bukan membeli pakan toko tapi yang kita ramu dan Politani sendiri punya pabrik mini untuk pakan ternak," jelasnya.

Selain itu, kelompok tani di Baumata Timur dikembangkan pertanian yang hampir mirip dengan pola tani di Kampung Daun. Kelompok Baumata Timur ini didampingi oleh Prodi Manajemen Lahan Kering.

Lalu di Oesapi Sonbai, oleh Prodi Manajemen Agrobinis, masyarakat didampingi membuat keripik pisang. Selanjutnya dari Penyuluh Lahan Kering dalam dua tahun terakhir ini mendampingi dan melatih para napi di LP (anak dan dewasa) Kupang untuk bertani.

Lanjutnya, di bidang perikanan Politani menyasar siswa-siswi SMA di Kabupaten Kupang terutama mereka yang tidak melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved