Pemindahan Ibu Kota Negara, Satu dari 3 Lokasi di Kalimantan Timur Bakal Dipilih Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi dijadwalkan mengumumkan calon Ibu Kota Negara yang baru untuk Republik Indonesia, menggantikan DKI Jakarta

Pemindahan Ibu Kota Negara, Satu dari 3 Lokasi di Kalimantan Timur Bakal Dipilih Presiden Jokowi
KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
Gubernur Kaltim Isran (putih) didampingi Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata (batik tengah) bersama sejumlah narasumber dari akademisi Universitas Mulawarman Samarinda dalam dialog pemindahan Ibu Kota Negara di Hotel Swiss Bell, Balikpapan, Rabu (21/8/2019). Hari ini Presiden Jokowi umumkan lokasi Ibu Kota Negara. 

Pemindahan Ibu Kota Negara, Satu dari 3 Lokasi di Kalimantan Timur Bakal Dipilih Presiden Jokowi

POS-KUPANG.COM - Pada hari ini Senin 26 Agustus 2019 Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi dijadwalkan mengumumkan calon Ibu Kota Negara yang baru untuk Republik Indonesia, menggantikan DKI Jakarta saat ini.

Apabila Presiden Joko Widodo jadi menetapkan Ibu Kota Negara yang baru di Provinsi Kalimantan Timur, diprediksi titik ibu kota negara akan ada di tiga kawasan, yakni Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara, Sepaku, dan Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara. Alasannya, karena keduanya dekat Balikpapan.

"Lokasi calon ibu kota sudah ditetapkan di Kaltim meski belum diputuskan titik persisnya, namun berdasarkan analisaku, di tiga kawasan itu," ujar Ketua Pusat Kajian Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (PKPPKD) Universitas Mulawarman Samarinda Dr Aji Sofyan Effendi di Samarinda, Sabtu seperti ditulis Antara.

Ia meyakini, tim pusat akan memilih salah satu dari tiga lokasi ini.

Bahkan, bisa jadi ketiganya untuk pengembangan ke depan karena masing-masing titik merupakan kawasan strategis dan memiliki keunggulan antara lain lahan luas, aman, dan jauh dari pemukiman.

Dia menambahkan, seandainya ibu kota negara kemudian diputuskan di Samboja, maka kawasan Sepaku-Penajam tetap diuntungkan karena akan menjadi daerah penyangga.

Bahkan, untuk pemukiman pegawai, diperkirakan sebanyak 1,5 juta jiwa juga lebih tepat diarahkan ke Kabupaten Penajam Paser Utara.

Jika memang untuk perumahan pegawai mengarah ke Penajam, lanjutnya, maka Penajam Paser Utara akan diuntungkan dalam banyak hal.

Sebab, ada percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang dimulai dari menyelesaikan pembangunan Jembatan Pulau Balang untuk menghubungkan Balikpapan-Penajam.

"Total anggaran yang akan dialokasikan untuk membangun infrastruktur dasar awal persiapan ibu kota baru ini kan Rp 466 triliun secara tahun jamak yang pembangunannya dimulai dari tahun 2021. Anggaran awal yang akan dikeluarkan kemungkinan Rp 50 triliun. Inilah salah satunya bisa untuk Jembatan Pulau Balang," ucap Aji.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved