Kendalikan Harga Bawang Putih, Ini Janji Menteri Perdagangan, Di Kupang Rp 90 Ribu/Kg
Harga bawang putih per kilogram pernah melonjak hingga Rp 90.000 di NTT. Sedangkan di Jakarta mencapai hingga Rp 120.000 per kilogram
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Harga bawang putih per kilogram pernah melonjak hingga Rp 90.000 di NTT. Sedangkan di Jakarta mencapai hingga Rp 120.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini terjadi karena pasca panen ketersediaan bawang putih tidak bisa mencukupi permintaan masyarakat. Jadi bawang putih pun di-import dari Taiwan.
"Harga bawang putih melonjak saat leba karena kebutuhan meningkat tidak diimbangi dengan suplai yang masuk. Jadi mau tidak mau tejadi kenaikan harga," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, M Nasir Abdullah, ketika ditemui POS-KUPANG. COM, di ruang kerjanya, Senin (26/8/2019).
Beberapa waktu lalu, kata Nasir, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita telah melakukan peninjauan harga bahan pokok makanan di pasar tradisional di kota Kupang. Harga bawang putih berkisar Rp 30.000 sampai Rp 35.000. Seharusnya bisa turun hingga Rp 29.000.
• Striker Persib Maung Bandung Belum Tunjukkan Ketajaman Haus Gol, Daftar Nama Top Skorer Liga 1 2019
"Janjinya Mendag akan melakukan kerja sama dengan eksportir untuk memasuki daerah surplus. Kalau NTT dianggap sebagai daerah minus maka bawang putih akan dipasok ke NTT," ujarnya.
Menurut pedagang bulan depan harga bawang putih naik, kata Nasir itu hanya siklus tahunan dan kebiasaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/m-nasir-abdullah.jpg)