BREAKING NEWS: Kasus Penipuan Puluhan Korban di Kupang, Penyidik Konfrontir ke Bank NTT

BREAKING NEWS: Kasus penipuan puluhan korban di Kupang, penyidik konfrontir ke Bank NTT

BREAKING NEWS: Kasus Penipuan Puluhan Korban di Kupang, Penyidik Konfrontir ke Bank NTT
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Tersangka SE dikawal oleh anggota Satreskrim Polres Kupang Kota usai keluar dari Bank NTT pada Senin (26/8/2019). 

BREAKING NEWS: Kasus penipuan puluhan korban di Kupang, penyidik konfrontir ke Bank NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak Kepolisian Resort Kupang Kota mengkonfrontir Rafi Fuji alias Rahmat alias SE(35), tersangka tindak penipuan dan penggelapan terhadap puluhan warga Kupang Provinsi NTT ke Bank NTT .

Konfrontasi ini dilakukan atas permintaan tersangka SE untuk melakukan print out rekening koran atas namanya di bank milik pemerintah daerah tersebut.

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Wakil Ketua DPRD dari Partai Demokrat Ini Dipolisikan

Tersangka SE yang saat itu mengenakan kaos hitam dengan paduan celana pendek dikawal ketat penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota dibawah pimpinan Kanit Pidum Ipda Yance Kadiaman. Mereka tiba di bank NTT jalan WJ Lalamentik Kecamatan Oebobo Kota Kupang sekira pukul 10.30 Wita.

Saat itu, tersangka yang dibawa oleh anggota polisi tersebut langsung menuju ruangan di lantai tiga gedung Bank NTT. Mereka baru keluar dari gedung sekira pukul 11.45 Wita.

Saat keluar, tersangka SE tampak memegang satu map kertas warna hijau. Map tersebut juga digunakannya untuk menutupi wajahnya dari sorot kamera wartawan.

Akhirnya Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Perkelahian hingga Pembunuhan ABK KM Mina Sejati

Kepada wartawan di halaman Bank NTT, Ipda Yance Kadiaman mengatakan bahwa tersangka sendiri yang meminta untuk dilakukan print terhadap rekening koran atas namanya di Bank NTT. Rekening tersebut berisi bukti transfer yang dilakukannya ke salah satu bank swasta.

"Itu rekening koran milik pribadi dia, disitu ada bukti bukti transfer ke salah satu bank swasta," ujarnya.

Ipda Yance juga mengatakan bahwa bukti rekening tersebut digunakan untuk melengkapi keterangan tersangka dalam proses penyidikan kasus tersebut.

Tersangka SE merupakan DPO kasus penipuan dan penggelapan di Polres Kupang Kota dengan 11 laporan Polisi. Selain di Polres, SE juga dilaporkan di Polda NTT dengan jumlah 19 laporan.

Ia dibekuk pada Kamis (21/8/2019) malam sekitar pukul 22.00 Wita, di Jalan Poros Taman Subian Indah Kecamatan Bireng Kanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan setelah buron lebih dari dua tahun.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh anggota Sat Reskrim Polres Kupang Kota dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda Yance Kadiaman, SH. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved