Sempat Diragukan, Kelurahan Penfui Akhirnya Sukses Gelar Turnamen Sepakbola Tanpa Rusuh

Sempat diragukan, Kelurahan Penfui akhirnya sukses gelar turnamen sepakbola tanpa rusuh

Sempat Diragukan, Kelurahan Penfui Akhirnya Sukses Gelar Turnamen Sepakbola Tanpa Rusuh
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Perwakilan dari RW 12 Nasipanaf menerima hadiah sebagai juara turnamen Sepak Bola memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 di Kantor Lurah Penfui, Sabtu (25/8/2019). 

Sempat diragukan, Kelurahan Penfui akhirnya sukses gelar turnamen sepakbola tanpa rusuh

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Kelurahan Penfui Kota Kupang menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba dan pertandingan, salah satunya turnamen sepak bola antar RW.

Awalnya, sejumlah warga meragukan pertandingan sepak bola dapat direalisasikan dan dapat berjalan aman. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya pertandingan sepak bola di kelurahan tersebut seringkali ricuh.

3 Kali Perkosa dan Abadikan Hubungan Seks dengan Mantan Istri Siri, Pria Ini Ditangkap

Demikian disampaikan oleh lurah Penfui Francisco Dugis dalam acara penutupan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 di Kantor Lurah Penfui, Sabtu (25/8/2019) malam.

Francisco mengatakan, saat mendengar masukan warga, dirinya langsung mencari tahu sebab musabab mengapa pertandingan sepak bola di Penfui seringkali ricuh. "Setelah saya cermati, sebelum-sebelumnya pertandingan antar kampung. Jadi saya ubah, bukan antar kampung tapi antar RW," ungkapnya.

Cerita Supriyadi Pria Gendong Jenazah Keponakan dan Tidak Pakai Ambulans Puskesmas

Turnamen yang dilaksanakan selama kurang satu minggu itu berlangsung di lapangan Auri depan Gereja Penfui dan dijuarai oleh RW 12 Nasipanaf. Sejak pertandingan pembuka hingga final, kata Francisco dirinya rajin memantau pertandingan dan ia senang semuanya berjalan aman dan tertib.

Dalam acara penutupan yang dihadiri oleh sejumlah warga Penfui, tokoh masyarakat, agama, pihak Auri, Basarnas dan Kepala sekolah tersebut Frasisco mengutarakan ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan terutama kepada warga Penfui yang telah terlibat aktif menyukseskan aneka kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74.

Menurutnya poin penting dari semua ini rangkaian kegiatan tersebut adalah kebersamaan, kekeluargaan dan persatuan. "Penfui itu sering bersama tapi tidak bersatu tapi hal itu sudah hilang. Stigma itu tidak ada lagi . Kalau kebersamaan dan kekeluargaan ada maka aman dan lancar. Kita bisa buktikan dengan berbagai kegiatan yang sudah dilakukan kita bisa bersama dan bersatu," ungkapnya.

Sementara itu ketua LPM, Kelurahan Penfui, Yullius Niti, mengatakan, momen pelaksanan kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 merupakan pengalaman yang baik. Menurutnya jika ada kekurangan ke depan akan dibenahi.

"Kegiatan yang dilakukan antara lain, bola kaki, voli putri, ada potensi bagus bisa masuk tingkat Kota dan bahkan Provinsi. Aneka perlombaan lain, yaitu menglafalkan pancasila, UUD 45, makan kerupuk, menari dan macam-macam," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, salah seorang aparat Kelurahan Penfui, Simon Gerans mengusulkan agar tahun depan diadakan juga lomba kebersihan antar RW. Menurutnya lomba kebersihan supaya memotivasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Saya kira lomba ini sangat baik juga mendukung Pemerintah Kota Kupang yang tengah memerangi samoh di Kota Kupang. Yang kalah nanti, atau RW yang paling kotor dihadiahi sapu lidi," ungkapnya disambut tepuk tangan warga yang hadir. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved