Breaking News:

News

Warga Tanawawo Lakukan Tindakan Nekat, Cebur Mobil Pikap Miliknya ke Laut, Mengapa?

Satu unit mobil pikap dicebur ke laut oleh pengemudinya, Jumat (23/8/2019) sekitar pukurl 12.30 Wita.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Warga Wuring, Kelurahan Wolomarang, Jumat (23/8/2019) siang menyaksikan lokasi penenggelaman mobil pikap di Pelabuhan Wuring,3 Km arah timur Kota Maumere, Pulau Flores 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Eugenius Moa

POS KUPANG.COM, MAUMERE - Satu unit mobil pikap dicebur ke laut oleh pengemudinya, Jumat (23/8/2019) sekitar pukurl 12.30 Wita.

Mobil jenis Suzuki Grand Max itu dibawa ke Pelabuhan Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka, kemudian didorong masuk laut.

Pemilik mobil teridentifikasi merupakan warga Desa Detubinga, Kecamatan Tanawawo. Ia menceburkan mobil yang dibeli secara kredit pada April 2019, diduga karena sudah tidak mampu membayar cicilan.

Setelah menenggelamkan mobilnya, si sopir meninggalkan Pelabuhan Wuring.

Warga yang penasaran, mendatangi lokasi kejadian. Mereka berdiri di atas jembatan mengeliling lokasi, meski tak melihat mobil warna hitam.

Petugas PT Aldira Finance, Fransiskus Depo mengatakan, mobil pikap itu dikredit di perusahaan pembiayaan.

Ia datang ke lokasi karena mendapat informasi ada mobil yang dikreditkan melalui Aldira ditenggelamkan.

Menurut Fransiskus, mobil pikap itu dibeli sekitar April 2019 dengan jangka waktu kredit selama 4 tahun. Cicilan Rp 3,6 juta per bulan.

Frans tak tahu identitas pemilik mobil, ia hanya tahu asal desa dan kecamatan.

"Dia hanya bayar cicilan bulan April dan Mei. Dua bulan terakhir belum dibayar," kata Fransiskus saat ditemui di tempat kejadian perkara.

Meski demikian, Fransiskus mengaku, belum tahu penyebab pemilik menceburkan mobilnya ke laut. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved