Ini Pesan Nelwati Saat Festival Literasi: Kalau Anak Ultah Coba Bawa ke Toko Buku

Pesan Nelwati Saat Festival Literasi: Kalau Anak Ultah Coba Bawa ke toko buku

Ini Pesan Nelwati Saat Festival Literasi: Kalau Anak Ultah Coba Bawa ke Toko Buku
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Acara pembukaan Festival Literasi di Pelabuhan Jeti Lewoleba, Kamis (22/8/2019). 

Pesan Nelwati Saat Festival Literasi: Kalau Anak Ultah Coba Bawa ke toko buku

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pustakawan Utama Perpustakaan Nasional Indonesia, Nelwati hadir secara langsung dalam pembukaan Festival Literasi Kabupaten Lembata. Nelwati hadir mewakili Muhammad Syarief selaku Bandou Kepala Perpustakaan Nasional RI.

Dalam sambutannya, Nelwati mengatakan peningkatan minat baca anak tidak serta merta terjadi. Ada tiga unsur utama yang berperan penting menumbuhkan semangat anak membaca buku-buku. Unsur pertama dan terpenting, lanjut Nelwati adalah keluarga.

Trash Hero Lembata Imbau Peserta Festival 3 Gunung Jaga Kebersihan

Menurut dia, orangtua punya peran penting membantu anak giat membaca.

"Kalau anak anak ulang tahun, biasa bapak dan ibu beli barang barang yang mereka suka. Coba suatu saat anak ulang tahun bawa ke toko buku juga, minta mereka pilih buku apa yang mereka suka," ungkapnya saat acara pembukaan Festival Literasi di Pelabuhan Jeti Lewoleba, Kamis (22/8/2019).

Unsur kedua adalah dari dunia sekolah atau pendidikan. Guru dan tenaga pendidik harus memotivasi anak supaya rajin membaca. Sedangkan unsur ketiga adalah masyarakat.

Peserta Luar Lembata Ikut Lomba Trekking Gunung Ile Lewotolok dan Ile Werung Festival 3 Gunung

Saat ini masyarakat juga harus bisa memanfaatkan perpustakaan yang ada di tempat masing-masing. Dia pun mengkampanyekan budaya baca 5 B (Buku, Buka, baca, bisa, berprestasi).

"Festival literasi 'saya baca' ini tahun kedua tapi saya lihat semangat anak anak sangat tinggi. Saya apresiasi kepala perpustakaan daerah provinsi dan kabupaten, bupati, sekda dan para pimpinan OPD," tambahnya.

Membaca itu jendela dunia, demikian Nelwati menandaskan, dengan baca orang bisa cepat menemukan solusi dan bisa membedakan informasi ini hoax atau tidak.

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dalam sambutan yang dibacakan Sekda Lembata, Anthanasius Aur Amuntoda, menuturkan seorang yang hebat di bumi ini bermula dari membaca. Tidak ada orang yang hebat tanpa membaca.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved