Balai POM Kupang Edukasi Siswa-siswi Pemakaian Produk Obat dan Kosmetik

Balai Pengawas Obat dan Makanan ( POM) Kupang menggelar kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi ( KIE) produk Obat-obatan, kosmetik

Balai POM Kupang Edukasi Siswa-siswi Pemakaian Produk Obat dan Kosmetik
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Siswa-siswi SMA Kristen Mercusuar usai mengikuti kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) di Hotel Cahaya Bapa, Kota Kupang, Jumat (23/8/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Balai Pengawas Obat dan Makanan ( POM) Kupang menggelar kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi ( KIE) produk Obat-obatan, kosmetik, produk komplemen dan produk pangan bagi siswa-siswi SMA Kristen Mercusuar Kota Kupang,

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Cahaya Bapa, Kota Kupang, Jumat (23/8/2019) dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Hemanus Man.

Program KIE ini merupakan kerjasama komisi IX DPR RI dengan Balai POM Pusat dan Daerah.

Terjaring Razia Bersama Perempuan, Mantan Bupati Ini Pernah Ceraikan Istri Baru Dinikahi 4 Hari

Turut hadir Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, DR. Immanuel Ekadianus Blegur, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. Ari Wijana, Kepala Balai POM Kupang, Drs. Sem Lapik, APT, M.Sc, Kepala Sekolah SMA Mercusuar Drs. Soleman Dapa Toka, MA.

KIE dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang mutu, khasiat, keamanan produk dan bahan berbahaya dari berbagai produk obat-obatan, kosmetika, produk komplemen dan pangan.

Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Menuju Masyarakat Sejahtera

Immanuel Ekadianus Blegur, dalam kesempatan itu mengatakan, di seluruh Indonesia banyak ditemukan penyalah gunaan pemberian obat, makanan dan bahan kosmetik. Menurutnya masyarakat seringkali mudah tergiur karena kosmetik palsu biasanya dijual dengan harga murah.

Ia menjelaskan, Balai POM Kupang bertugas memberi informasi tentang cara menggunakan obat, makanan dan kosmetik yang aman.

Menurutnya, hal itu penting, karena menyangkut dengan kesehatan masyarakat dan ia mengapresiasi kegiatan tersebut menyasar siswa-siswa SMA, karena di usia-usia SMA seringkali seseorang rentan dan mudah dipengaruhi.

"Hari ini kalian mendengar bagaimana tips untuk menggunakan obat, makanan dan kosmetik secara baik dan benar. Apalagi kita tahu di sekolah banyak ditemui jajanan. Harapan kami para siswa dapat menyadari ciri makanan yang tidak sehat," ungkapnya.

Menurutnya peran Balai POM sangat penting yaitu secara detail memiliki tugas meneliti obat, makanan dan kosmetik yang akan dipasarkan, member ijin kepada produk obat, makanan dan kosmetik.

"Ini harus dijalankan secara baik. Kalau sudah tepat dan benar serta memenuhi standar, bisa dipasarkan sesuai ketentuan yang berlaku dan jangan lupa melakukan pengawasan secara ketat produk-produk yang beredar di pasar," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man dalam sambutannya mengatakan aspirasi masyarakat NTT dibawa ke Pemerintah Pusat lewat DPR RI, sehingga Pemerintah Pusat menurunkan berbagai program seperti hari ini program KIE.

Menurutnya, obat merupakan susunan zat kimia dalam jumlah tertentu dipakai seseorang untuk menyembuhkan.

"Zat Kimia itu beracun, sehingga diperlukan pengetahuan untuk mengunakan obat, makanan dan kosmetik," tegasnya.

Ia berharap dengan kegiatan tersebut masyarakat terutama para siswa atau generasi muda bisa lebih bijak dan teliti menggunakan berbagai produk, obat, makanan, kosmetika dan lain sebagainya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved