TRIBUN WIKI: Nikmati Kopi Sore dengan Marning Jagung Buatan Naomi Bikin Ngiler

TRIBUN WIKI: Nikmati Kopi Sore dengan marning jagung Buatan Naomi Bikin Ngiler

TRIBUN WIKI: Nikmati Kopi Sore dengan Marning Jagung Buatan Naomi Bikin Ngiler
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Karyawan bersama mama Naomi Tamar sedang mengkemas marning jagung 

TRIBUN WIKI: Nikmati Kopi Sore dengan marning jagung Buatan Naomi Bikin Ngiler

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Menikmati marning jagung milik mama Naomi Tamar Pangambang (58) dengan kopi baik sore hari, siang hari, maupun malam hari bikin ngiler.

Marning jagung penganan terbuat dari butiran jagung kering yang digoreng dengan minyak panas dicampur dengan kacang tana goreng racikan mama Naomi yang sering disapa ini sangat nikmat dan guri rasanya.

Ajudan Cantik Iriana Jokowi,Sandyca Putrie Buktikan Ruang Makan Istana Tak Seram, Ini Yang Dilakukan

Produk Mama Naomi yang juga sebagai ketua kelompok wanita tani (KWT) Rinjung Pahamu bernama Rinjung Pahamu. Untuk memperoleh marning jagung ini buatan mama Naomi ini beralamat di RT 23/RW 14, Kelurahan Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Usaha mama Naomi untuk menciptakan produk makanan ringan marning jagung ini sudah sejak dari tahun 2013 atau sudah berjalan enam tahun lamanya. Kualitas makanan ringan produk miliknya ini juga terbilang sangat enak dan gurih rasanya.

Bupati Willy Berang Gaji Guru Kontrak Rp 4 Miliar Dipakai untuk Rapat DPRD, Mengapa?

Untuk memasarkan hasil produknya itu, mama Naomi hanya menjualnya di rumah, menjual di kantin RSK Lindimara Waingapu dan menjualnya melalui online lewat akun facebook. Omzet yang ia peroleh setiap hari kisaran Rp 50.000-Rp 100.000 atau sebulan bisa mencapai 1 sampai 2 juta rupiah.

Mama Naomi ketika ditemui di kediamnya, Kamis (22/8/2019) mengaku usaha produk marning jagung dengan lebel Rinjung Pahamu itu sudah enam tahun berjalan sejak dari tahun 2013 silam. Awalnya hatinya tergerak untuk membuat marning jagung ini, ia belajar dari PNPM yang waktu itu dilaksanakan di kantor Kecamatan Kambera.

"Omzet sehari bisa dari 50 ribu sampe 100 ribu rupiah tidak tentu omzetnya tergantung pembeli banyak dan tidaknya. Saya jualan hanya di rumah, di kantin rumah sakit dan lewat akun facebook milik anak-anak,"urainya.

Mama Naomi juga mengaku, hasil produknya itu sudah teruji dengan jangka waktu hanya sebulan untuk dikonsumsi, jika lebih maka ekspire. Marning ini untuk cara pembuatanya jagung direbus, kemudian dijemur selama kurang lebih 4 hari, lalu digoreng dan dicampur dengan bawang putih, cabe dan penyedap rasa (masako).

Bukan hanya marning jagung saja produk mama Naomi, tetapi juga ada keripik ubi patatas, keripik singkong (ubi kayu), dan kacang tepung yang juga tak kalah gurih dan renya. Ketiga produk makanan ringan yang berkualitas dan sangat teruji ini juga, sudah digeluti mama Naomi sudah enam tahun lamanya.

Proses pemasaran dan bumbu untuk racikan pun sama dengan marning jagung, kecuali kacang tepung.

Dengan usahanya itu juga, mama Naomi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi tiga orang karyawan. Ketiga karyawan itu yang juga merupakan ponakanNya itu yakni Ivon Konda Ngguna, Miron May Nggiri dan Ida Babang Amah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved