Pilkada 2020, KPU TTU Alokasikan Anggaran Rp 25 Miliar

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 Miliar

Pilkada 2020, KPU TTU Alokasikan Anggaran Rp 25 Miliar
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kotak suara milik KPU TTU yang akan dilelang. Gambar diambil belum lama ini. 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 Miliar untuk membiayai proses tahapan pemilihan kepala daerah ( Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang.

Anggaran yang telah disiapkan sebanyak itu bersumber dari APBD Kabupaten TTU selama dua tahun anggaran yakni pada perubahan anggaran tahun 2019 dan anggaran induk tahun 2020.

Hal itu disampaikan langsung Seketaris KPU Kabupaten TTU, Andreas Corsoni Laka kepada Pos Kupang belum lama ini di Gudang KPU TTU.

Polisi Ingatkan Pengendara di Mbay Tidak Boleh Kebut-kebutan di Jalan Raya

Andreas mengatakan, sesuai dengan perencanaan, untuk tahun anggaran 2019 KPU TTU telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 400 Juta untuk membiayai proses tahapan Pilkada TTU yang akan terlaksana di tahun 2019.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2020, jelas Andreas KPU Kabupaten TTU telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp. 24,6 Miliyar.

"Pemerintah dan DPRD telah sepakat dan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 25 Miliyar untuk membiayai proses Pilkada 2020 sesuai dengan usulan dari KPU TTU," ungkapnya.

XL Axiata Selenggarakan Program Khusus Digi Race Competition 2019

Andreas menambahkan, pelaksanaan pilkada 2020 ini memang jauh berbeda dengan pelaksanaan pilkada 2015 silam. Pilkada Tahun ini, Alat Peraga Kampanye (APK) dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dibebankan kepada KPU.

Bahkan, kata Andreas, logistik pemilu seperti kotak suara dan bilik suara hanya sekali pakai sehingga dilakukan pengadaan setiap pelaksanaan pemilu.

Berdasarkan, rujukan dari KPU RI, jelas Andreas, logistik pilkada berupa kotak suara dan bilik suara yang digunakan harus transparan dan terbuat dari Kardus.

Menurutnya, hal tersebut merupakan pemicu bertambahnya anggaran pilkada yang sebelumnya hanya Rp. 20 Miliar menjadi Rp. 25 Miliar Rupiah.

"Pelaksanaan pilkada tahun 2020 ini anggarannya meningkat karena APK pasangan calon dibebankan kepada KPU. Selain itu juga untuk logistik pemilu yang digunakan ini adalah sekali pakai sehingga memakan biaya yang cukup banyak," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved