Bupati Kupang Persilahkan Investor Berinvestasi di Kabupaten Kupang

Pejabat Bupati Kupang, Korinus Masneno mengapresiasi kepedulian Presiden Joko Widodo ( Jokowi)berkunjung ke Kabupaten Kupang

Bupati Kupang Persilahkan Investor Berinvestasi di Kabupaten Kupang
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Meriana Mbatu dan Agustinus Bana saat dialog dengan Jokowi, Rabu (21/8/2019) 

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pejabat Bupati Kupang, Korinus Masneno mengapresiasi kepedulian Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang untuk keempat kalinya berkunjung ke Kabupaten Kupang.

Kehadiran Presiden Jokowi ini, Bupati Korinus atas nama pemerintah dan warga Kabupaten Kupang menyampaikan terima kasih berlimpah. Pemerintahnya mempersilahkan investor siapapun untuk dapat berinvestasi di daerah ini untuk meningkatkan taraf hidup warganya.

Bupati Korinus Masneno menyampaikan hal ini dihadapan Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Jokowi di pelataran Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, Rabu (21/8/2019). Kehadiran Jokowi di Kabupaten Kupang selain panen garam di Nunkurus juga menyerahkan sertifikat tanah pasca dicabutnya HGU nomor : 6 kepada ribuan warga.

Ini yang Membuat Presiden Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal di Oelamasi NTT

Bupati Korinus mengatakan, atas nama pemerintah dan warga, dirinya menyampaikan terima kasih atas kunjungan keempat kalinya Presiden Jokowi di Kabupaten Kupang. Ini sebagai bentuk kasih yang tulus dari kepala negara yang peduli terhadap warga di daerah ini.

Menurut Masneno, walaupun Kabupaten Kupang cuma sebongkah tanah kecil di tanah air Indonesia, tapi daerah inipun merupakan mutiara dari Timur yang berada paling dekat dengan Australia dan Timor Leste.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberikan 2.000-an sertifikat kepada warga dari tanah bekas HGU nomor : 6 yang sudah dicabut. Ini memberi kepastian akan usaha garam setelah diterlantarkan selama 26 tahun," katanya.

Syahrini Istri Reino Barack Hamil Ini Bukti-bukti Akuratnya, Luna Maya Mantan Ariel NOAH Pamer Perut

Menurut Masneno, tambak garam ini sesungguhnya memberi nilai ekonomi yang tinggi. Dirinya menegaskan bahwa kalau lahan 1 hektar di olah maka memberi keuntungan Rp 260.000 per hari dan jika bagi hasil maka memperoleh keuntungan Rp 2,4 juta. Secara total keuntungan maka bisa mencapai Rp juta per bulan setara dengan gaji ASN golongan IIIA.

"Kabupaten Kupang memang tandus tapi potensi luar biasa. Baik bilang pertanian, peternakan, perikanan, Perkebunan dan Pariwisata. Pemda membuka diri akan masuknya investor demi terwujudkan Kabupaten Kupang yang maju dan mandiri suatu saat nanti. Kehadiran Bapak Presiden sebagai bagian dari motivasi kepada warga dalam berjuang untuk membangun kesejahteraan hidup," ujar Masneno.

Menteri BPN/ATR, Sofyan Jalil dalam laporannya kepada presiden bahwa total warga penerima sertifikat tanah sebanyak 2.706 warga. Penyerahan tahap ini untuk Kabupaten Kupang sebanyak 1.714 juga kepada warga TTS dan Kota Kupang.

"Total lahan yang diserahkan sertifikat tahap ini sebanyak 1.870 hektar dan 2.000 sedang dalam proses serta 700 hektar lahan lagi HPL untuk garam," katanya.

Menurut Sofyan, dirinya melihat bahwa di ladang garam di Kabupaten Kupang ada potensi industri kepentingan gas yang saat ini akan dikelola investor asing. Usaha investor ini ada juga di Brasil dan Dubai juga di Kupang untuk kepentingan gas pipa dibawa laut.

" Untuk NTT kita akan programkan pada tahun 2019 ini ada 80.000 sertifikat tanah yang akan dikeluarkan," jelasnya.

Turut hadir bersama Presiden Jokowi, Kepala Staf Kepresiden, Moeldoko, Staf khusus Presiden, Goris Mere, Ketum DPP NasDem, Surya Paloh, anggota DPR RI dari NasDem, Joni Plate, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat bersama ibu, Wagub NTT, Josef Nae Soi, juga beberapa menteri juga pejabat lainnya baik provinsi maupun kabupaten/kota di NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved