Berita Pendidikan

Belajar Manajemen dan Teknologi Pertanian Terpadu, Ini Yang Dilakukan Siswa SMKN Talibura

Siswa SMK Negeri Talibura melakukan praktek kerja industri (Prakerin atau Prakter Kerja Lapangan (PKL) di Kebun GS Organik.

Belajar Manajemen dan Teknologi Pertanian Terpadu, Ini Yang Dilakukan Siswa SMKN Talibura
Apolonia M Dhiu
Siswa SMKN Talibura prakerin di Kebun GS Organik 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sebanyak 18 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Talibura, Kabupaten Sikka, melakukan praktek kerja industri (Prakerin atau Prakter Kerja Lapangan (PKL) di Kebun GS Organik, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Para siswa akan melakukan PKL selama tiga bulan ke depan.

Pendamping PKL, A Agustinus M Kira, SP, kepada Pos Kupang di Kebun GS Organik, Senin (19/8/2019), mengatakan, Prakerin adalah program nasional SMK yang lamanya enam sampai sembilan bulan untuk kelas I, II dan III.

Wasiat Ruben Onsu ke Sarwendah Kuras Air Mata, Sahabat Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Terancam

Agustinus mengatakan, tujuanya memberikan dan menambah pengalaman langsung kepada siswa bagaimana kerja di lapangan pada dunia usaha dan dunia industri.

Selain itu, katanya, mengaktualisasikan aktivitas penyelenggaraan model pendidikan sistim ganda antara SMK dan institusi pasangan dan perogram pelatihan penguasaan keahlian di dunia kerja (Dudi).

"Para siswa tidak hanya sekedar belajar teori, tetapi juga melakukan praktek di lapangan. Selama ini berhadapan dengan pasar tradisional, saat ini, bagaimana mereka melihat pemasaran untuk pasar moderen, mulai dari budi daya sampai pemasaran.
Mereka mempunyai bekal saat tamat SMK dan terjun ke masyarakat sebagai wirausahawan mandiri di bidang petanian," katanya.

Prakerin siswa SMK Negeri Talibura
Prakerin siswa SMK Negeri Talibura (Apolonia M Dhiu)

Menurut Agustinus, ada enam program keahlian dengan jumlah siswa 118 orang siswa. Kelas Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura belajar di Kebun GS Organik.

Tahun sebelumnya, kata Agustinus, para siswa SMK Negeri Talibura melakukan prakerin di Balai Veteriner Makasar. Di sana lebih banyak ke penelitian, sehingga tahun 2019 para siswa mengikuti praktek Kebun GS Organik.

Bertengkar dengan Della Perez Hingga Cakaran, Sampai Tangan Anggia Perez Terluka, Ruben Onsu Marah

"GS Organik melakukan budidaya tanaman holtikultura dan menerapkan sistim pertanian terpadu dan selaras alam, dan juga ada model pertanian organik. Para siswa bisa memahami sistim pertanian dengan baik dan kondisi di NTT hampir sama adalah pertanian lahan kering," katanya.

Halaman
123
Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved