VIDEO: Sumba Barat Makin Susah Air Bersih. Ini Pernyataan Kepala BPBD, Yanis Lubalu

VIDEO: Sumba Barat Makin Susah Air Bersih. Ini Pernyataan Kepala BPBD Sumba Barat, Ir. Yanis Lubalu terkait sulitnya masyarakat menikmati air bersih.

VIDEO: Sumba Barat Makin Susah Air Bersih. Ini Pernyataan Kepala BPBD Yanis Lubalu

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK -- VIDEO: Sumba Barat Makin Susah Air Bersih. Ini Pernyataan Kepala BPBD Yanis Lubalu

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir. Yanis Lubalu mengatakan, saat ini daerah itu makin susah air bersih.

Berdasarkan pantauan yang dilakukannya di 6 Kecamatan se-Kabupaten Sumba Barat , ditemukan 56 dari 174 desa dan kelurahan yang saat ini mengalami krisis air bersih.

Kondisi itu merupakan dampak dari panas yang berkepanjangan saat ini.

“Sekarang ini Sumba Barat makin susah air. Tapi kami juga berterima kasih, karena pada saat seperti ini, kami mendapat bantuan satu unit mobil tangki air dari BPBD Provinsi NTT. Saat ini mobil bantuan tersebut sedang dalam perjalanan dari Kupang menuju Sumba Barat,” ujar Lubalu.

VIDEO: Karnaval Budaya Ciptakan Toleransi di TTS. Ini Videonya

VIDEO: Ini Harapan Bupati Tahun Terhadap DPRD TTS. Lihat ideonya

VIDEO: Dengarkan Pesan dari MPM Motor. Jangan Main HP Saat Berkendara. Ini Videonya

Bantuan dari BPBD NTT itu, lanjut dia, tak hanya mobil tangki air, tetapi juga dua tenda keluarga, beras dua ton dan beberapa bantuan lainnya.

Yanis Lubalu menyampaikan hal tersebut di sela-sela menghadiri acara Sekolah Lapang Geofisika di Hotel Manandang  Waikabubak, Ibukota Kabupaten Sumba Barat, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, rencana pendistribusian bantuan air bersih kepada 56 desa pada enam kecamatan itu akan segera dilakukan. Paling lambat awal September 2019 mendatang.

Hal itu karena sampai saat ini, pihaknya masih menunggu respon dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait permohonan bantuan penanganan bencana kekeringan yang terjadi di daerah itu.

Sesuai rencana, lanjut dia, pada awal September nanti, pendistribusian air bersih tetap berjalan demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya yang tersebar di 56 desa yang kini sedang mengalami krisis air bersih.

VIDEO: Meriahnya Karnaval Budaya NTT di Kota Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Ternyata, Ubi Jalar Bisa Dibuat Menjadi Mie. Ini Videonya

VIDEO: Tarian Ini Persembahan Terbaik Siswi Baleriwu Pada Malam Tos Kenegaraan. Ini Videonya

Ia menambahkan, pekan depan ia akan ke Jakarta, ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk berkoordinasi mendapatkan bantuan lainnya demi meringankan beban rakyat Sumba Barat.

Ia menghimbau para camat dan kepala desa agar proaktif memberi laporan bila terjadi bencana alam yang mendera masyarakat di daerah masing-masing.

Hal itu untuk memudahkan penanganan agar korban secepatnya mendapatkan pertolongan. (POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

 Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Petrus Piter
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved