Fakta Baru Tragedi KM Mina Sejati di Maluku, 7 Orang Tewas, Bukan Pembajakan Tapi Ini yang Terjadi

Fakta Baru Tragedi KM Mina Sejati di Maluku, 7 Orang Tewas, Bukan Pembajakan Tapi Ini yang Terjadi

Fakta Baru Tragedi KM Mina Sejati di Maluku, 7 Orang Tewas, Bukan Pembajakan Tapi Ini yang Terjadi
KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019). 

Fakta Baru Tragedi KM Mina Sejati di Maluku, 7 Orang Tewas, Bukan Pembajakan Tapi Ini yang Terjadi

POS-KUPANG.COM - Insiden yang menimpa KM Mina Sejati bukan merupakan aksi pembajakan atau perompakan, melainkan kejadian kriminal yang melibatkan sesama anak buah kapal ( ABK) di kapal tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal mengatakan, insiden yang menimpa KM Mina Sejati di perairan laut Maluku itu dilatarbelakangi oleh perkelahian antara sesama ABK.

Waspada Modus Baru Ini, Pura-pura Jual Cabai, Perampok Rampas Uang Pedagang

Upaya penyelamatan terhadap sejumlah ABK yang terlibat aksi perkelahian di atas KM Mina Sejati masih terus dilakukan personel TNI Angkatan Laut dari Lanal Aru.

Tiga ABK menjadi otak pelaku perkelahian di KM Mina Sejati. Setelah lebih sehari lakukan pendekatan. Akhirnya TNI AL melakukan upaya pendekatan dan menguasai kapal untuk melakukan penyelamatan belasan ABK yang berada di atas kapal tersebut.

Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Minta Penyebar Hoaks Penyebab Kerusuhan Ditangkap

Berikut ini fakta terbarunya:

1. ABK tewas KM Mina Sejati ada 7 orang

Mohamad Zaenal mengatakan, sebanyak 7 ABK KM Mina Sejati tewas dalam insiden perkelahian yang melibatkan sesama ABK di atas kapal ikan tersebut.

Dari tujuh korban yang meninggal dunia itu, 5 di antaranya tewas di atas kapal sedangkan dua lainnya tewas setelah tenggelam saat berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.

"ABK yang meninggal dunia semuanya berjumlah tujuh orang," kata Zaenal kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (19/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved