Pembebasan Pajak Kendaraan, Masyarakat Ende Diminta agar Manfaatkan Kemudahan ini

-Masyarakat Kabupaten Ende diminta untuk memenfaatkan pembebasan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor sesuai dengan peraturan Gubernur NTT No

Pembebasan Pajak Kendaraan, Masyarakat Ende Diminta agar Manfaatkan Kemudahan ini
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kepala UPT Pendapatan dan Aset Daerah Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Ende, Friets D. Bua Mone, S.Si 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Masyarakat Kabupaten Ende diminta untuk memenfaatkan pembebasan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor sesuai dengan peraturan Gubernur NTT No 63 tahun 2019.

Kepala UPT Pendapatan dan Aset Daerah Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Ende di Ende, Friets D. Bua Mone, S.Si mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (19/8/2019) di Ende.

Frietz mengatakan berdasarkan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : 63 Tahun 2019 tentang pembebasan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Penyerahan Kedua (BBN2) memuat sejumlah hal seperti adanya pembebasan denda pajak kendaraan bermotor juga bebas bea balik nama kendaraan bermotor mutasi masuk dari Luar Propinsi juga pembebasan bea balik nama kendaraan angkutan umum berbadan hukum dan bebas denda keterlambatan atas tunggakan Asuransi SWDKLLI ( Jasa Raharja).

Dikatakan pelaksanaan pemberian keringanan pajak tersebut terhitung sejak tanggal 1 Agustus sampai 31 Oktober 2019.

Siswi SMA Dijadikan Selingkuhan Oknum Guru Muda, Ini Ruang Tempat Mereka Berhubungan Intim

 

Terkait dengan hal tersebut pihaknya meminta kepada masyarakat Kabupaten Ende untuk memenfaakan momentum yang ada guna meringankan beban administrasi kendaraan mereka.

Frietz mengatakan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan keringaan pajak kendaraan pihaknya melakukan sosialisasi dengan berbagai cara seperti memberikan pengumuman melalui tempat-tempat ibadah juga menempelkan spanduk pada sejumlah ruas jalan juga menyebarkan brosur kepada masyarakat.

Selain itu juga mengajak Pemda Ende untuk ikut mensosialisasikan peraturan Gubernur NTT tentang keringanan pajak kendaraan.

Menurut Frietz pasca dikeluarkan peraturan Gubernur NTT, antusiasme masyarakat Kabupaten Ende untuk membayar pajak kendaraan saat ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan waktu sebelumnya.

Pihaknya berharap agar kesadaran yang ada tetap terjaga hingga masa keringanan pajak selesai yakni pada 31 Oktober 2019 dan pada waktu mendatang masyarakat Kabupaten Ende tetap setia membayar pajak kendaraan bermotor. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved