Breaking News:

Balitkabi Lakukan Penelitian Kacang Tanah dan Kacang Hijau di Sumba Timur, Ini Hasilnya

penelitian di Sumba Timur dan Inovasi olahan pangan berbasis aneka kacang dan ubi (Akabi) kepada Pemda Sumba Timur.

POS KUPANG/ROBERT ROPO
Wakil bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali sedang menerima cindramata dari Kepala Balitkabi Yuliantoro Baliadi. 

Sementara itu wakil bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, ST.,MT dalam sambutanya saat membuka kegiatan itu menyampaikan hasil penelitian oleh Balitkabi bersama BPTP NTT, menjadi pedoman bagi Pemda Sumba Timur dalam mengambil kebijakan di sektor pertanian terkait dengan program peningkatan taraf hidup masyarakat petani.

Kata dia, Pemda Sumba Timur selalu berupaya untuk mengelorakan kebijakan terkait tanaman lokal untuk dibudidayakan dan dikomsumsi masyarakat di Sumba Timur.

"Kita tahu persis 80 persen masyarakat Sumba Timur bekerja di sektor pertanian dengan jenis lahan sawah sekitar 20.000 an hektar dibandingkan dengan luas Sumba Timur 7.000 Km persegi. Sehingga potensi penyedian pangan khususnya beras tidak mencukupi, sebagian besar lahan kering,"ungkap Umbu Lili.

Umbu Lili juga mengatakan, semestinya bukan hanya beras saja yang menjadi makananan pokok untuk dikomsumsi, tetapi umbi-umbian dan kacang-kacangan juga menjadi makananan pokok. Namun pemahaman masyarakat sejauh ini, beras adalah makanan pokok, sehingga menjadi tantangan yang harus dijawab oleh pemerintah.

Menurut Umbu Lili dengan potensi lahan kering dan kekurangan air tentu sangat sulit untuk ditanami padi, sehingga untuk menjawabi persoalan itu tentu, umbi-umbian, jagung dan kacang-kacangan perlu ditanami di lokasi lahan dengan memanfaatkan di sumber-sumber air tanpa harus memikirkan lokasi yang luas yang penting tanaman itu tidak membutuhkan jumlah air yang banyak.

"Selama ini kita hanya kenal kacang rebus maupun kacang goreng. Tetapi jika diolah dan dirancang dengan baik tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk dikonsumsi sebagai pengganti beras,"tutup Umbu Lili. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved