Gubernur NTT Ajak Raja,Usif, Rato dan Mosalaki serta Tokoh Adat Bersama Bangun NTT, Simak Ajakannya

Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak Raja,Usif, Rato, Mosalaki dan tokoh adat agar bersama bahu-membahu membangun NTT. Pemerintah perlu bersinergis den

Gubernur NTT Ajak Raja,Usif, Rato dan Mosalaki serta Tokoh Adat Bersama Bangun NTT, Simak Ajakannya
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Suasana Tos bersama menggunakan Sophia di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT , Sabtu (17/8/2019) malam. Nampak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub NTT, Josef Nae Soi ,Ketua DPRD NTT, H.Anwar Pua Geno bersama Forkopimda NTT . 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak Raja,Usif, Rato, Mosalaki dan tokoh adat agar bersama bahu-membahu membangun NTT. Pemerintah perlu bersinergis dengan semua elemen masyarakat termasuk para Raja,Usif,Rato, Mosalaki dan tokoh adat lainnya.

Hal ini disampaikan Viktor pada acara jamuan malam besama antara Gubernur NTT dengan para Raja, Usif, Rato, Mosalaki dan sejumlah tokoh ada NTT di Hotel Sasando, Jumat (16/8/2019) malam.

Menurut Viktor, acara itu sebagai wujud semangat mempererat tali silaturahmi antara pemerintah NTT dengan para tokoh adat di setiap wilayah.

Pada saat itu, Viktor mengajak agar para Raja,Usif, Rato,Mosalaki agar bergerak l
dan mendorong masyarakat yang ada di wilayah masing-masing untuk bergerak membangun NTT.

"Pertanyaan buat kita,apakah kita mau tetap miskin, apakah kita mau dipanggil orang yang miskin. Saya pikir di dalam ruangan ini tidak ada yang mau,karena itu harus ada gerakan.
Geraka bukan hanya dari pemerintah,tapi kita semua," kata Viktor.

Dia menjelaskan, NTT memiliki banyak sungai atau kali, karena itu, apabila dirinya masih gubernur pada tahun 2020 dan 2021, maka semua sungai dan kali di NTT akan dibendung.

"Pada tahun 2020-2021 ini ,sungai-sungai di NTT akan kita tahan, karena itu,para raja,usif,rato dan mosalaki harus ikut bekerja," katanya

Dikatakan, jangan hanya menahan air di sungai saja masih mau menunggu proyek. Harusnya para raja ,Usif, Rato dan Mosalaki bersama bergerak tahan sungai saat hujan,ketika kemarau maka tidak kekurangan air.

"Kalau tunggu proyek,kita tunggu 5 juta tahun dulu baru bisa. Karena itu pemimpin pada level apapun harus mampu mengajak semua komponen masyarakat untuk bekerja sama," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved