Jadi Inspektur Upacara, Bupati Raymundus Sampaikan Sejumlah Capaian

Jadi Inspektur Upacara, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes Sampaikan Sejumlah Capaian

Jadi Inspektur Upacara, Bupati Raymundus Sampaikan Sejumlah Capaian
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para anggota paskibraka menurunkan duplikat bendera merah putih pada upacara apel penurunan bendera di Halaman Kantor Bupati TTU, Sabtu (17/8/2019). 

Jadi Inspektur Upacara, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes Sampaikan Sejumlah Capaian

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) kembali menggelar upacara apel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74 di Halaman Kantor Bupati TTU, Sabtu (17/8/2019).

Upacara apel pengibaran bendera merah putih tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Forkopimda Kabupaten TTU, para pimpinan OPD, dan juga para pakar mulai dari tingkat SD sampai SMP, serta anggota TNI dan Polri.

Giliran PMKRI Maumere Adukan Ustadz Abdul Somad ke Polres Sikka

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dalam amanatnya mengatakan, pemerintah daerah bersyukur atas anugerah Tuhan yang istimewa bagi bangsa dan negara tercinta yang pada hari ini genap berusia 74 tahun.

"Semoga perayaan dan peringatan Proklamasi Kemerdekaan tahun ini semakin meningkatkan semangat nasionalisme kita untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan melalui aksi-aksi pembangunan yang kreatif dan inovatif demi mewujudkan cita-cita bangsa," ujarnya.

Dijelaskannya, proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan sebuah peristiwa yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia, sebuah momentum bersejarah bagi rakyat dan pemerintah Indonesia. Pada saat itu, kata Raymundus, dalam pidato singkatnya, Soekarno Sang Proklamator dengan lantang menegaskan: "Kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air dan bangsa kita".

Bupati Korinus Ajak Pemangku Kepentingan Menjadi Tim yang Solid

"Penegasan singkat ini menyadarkan dan menumbuhkan optimisme baru rakyat Indonesia akan terbitnya sebuah fajar baru dalam atmosfir kebebasan. Proklamasi kemerdekaan membebaskan seluruh rakyat Indonesia dari rasa takut dan penderitaan akibat segala bentuk penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan penjajah," jelasnya.

Raymundus menjelaskan, proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus, 74 tahun silam bukan berarti perjuangan bangsa Indonesia sudah selesai, tetapi menjadi langkah awal untuk mempertahankan dan mengisinya dengan pembangunan di semua bidang kehidupan. Kemerdekaan yang diperoleh bukanlah tujuan akhir tetapi merupakan jalan bagi rakyat Indonesia untuk merealisasikan dan mengaktualisasikan diri demi meraih kesejahteraan hidup.

"Kemerdekaan yang diraih melalui tetesan darah dan cucuran keringat para pahlawan itu membuat kita semua saat ini bisa bebas belajar, bebas bekerja dan bebas berkreasi untuk meraih impian-impian kita secara pribadi maupun impian kolektif kita sebagai sebuah bangsa yang berdaulat," ungkapnya.

Setiap tahun, kata Raymundus, bangsa Indonesia merayakan peringatan proklamasi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan dan perlombaan. Seluruh masyarakat larut dalam eforia kegembiraan merayakan HUT kemerdekaan.

Halaman
1234
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved