51 Frater Ikrarkan Kaul Pertama di Nenuk

para frater dan bruder yang telah mengikuti noviciat di Biara SVD Santo Yosef Nenuk, Atambua, mengikrarkan kaul pertama

51 Frater Ikrarkan Kaul Pertama di Nenuk
POS KUPANG/PAUL BURIN
Para novis foto bersama Pater Provinsial SVD Timor, P. Yustinus Didimus Nai, SVD; Pater Magister, John Edward, SVD dan sejumlah imam 

51 Frater Ikrarkan Kaul Pertama di Nenuk

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA -- Sembari berbaris rapi, para frater dan bruder yang telah mengikuti noviciat di Biara SVD Santo Yosef Nenuk, Atambua, mengikrarkan kaul pertama, Kamis (15/8/2019) pagi.

Kaul atau ikrar itu disaksikan oleh Pater Provinsial SVD Timor, P. Yustinus Didimus Nai, SVD; Pater Magister, John Edward, SVD; para imam, para suster, orang tua dan umat. Prosesi kaul ini terlukis sungguh khikmad dan meriah.

Kaul ini juga sebagai tanda bahwa para frater dan bruder telah mengikuti noviciat selama dua tahun dan siap mengikuti studi filsafat di Ledalero, Sikka, Flores.

Kaul ini juga sebagai tanda bahwa para novis ini telah diterima secara resmi sebagai anggota komunitas SVD (Societas Verbi Devini), sebuah lembaga/persekutuan para imam yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Mengenakan jubah berwarna putih para novis ini berjalan satu per satu memasuki aula biara, tempat berlangsungnya kaul.

Usai kothbah, satu per satu mendapat kesempatan untuk mengikrarkan kaul, yakni kesucian, ketaatan dan kemiskinan. Tiga kaul ini merupakan roh atau jiwa dari ordo bentukan Santo Arnoldus Jansen ini.

Selama dua tahun mengikuti noviciat, para novis mendalami banyak hal, di antaranya spiritualitas misioner, psikologi spiritual, konstitusi SVD, liturgi dan pastorl kitab suci.Mereka juga berpraktik bersama (live in) bersama umat di keuskupan itu.

Dalam kothbahnya, Pater Didimus menyebut dalam sejarah, baru kali ini jumlah novis terbanyak yang mengikrarkan kaul. Meski demikian merupakan tantangan yang besar bagi para novis dan SVD.

Fakta ini sebagai tanda bahwa SVD masih mendapat tempat di hati umat dan kaum muda. "Kami akan menerima lagi sekitar 80-an calon novis," katanya.

Pater Didimus juga menyebut para frater dan bruder perlu menghayati kaul kemiskinan, ketaatan dan kesucian. "Pemaknaannya tidak secara harafiah saja.Misalnya, miskin bukan berarti melarat,' katanya.

Pater Didi, demikian panggilannya meminta para frater dan bruder agar selalu mendaraskan doa kepada Bunda Maria serta meniru nilai-nilai (karakter) yang telah Bunda Maria tunjukkan.

Ketika memberi sambutan, Pater Magister John Edward, SVD juga menyampaikan proficiat kepada para jubilaris yang telah mengikuti noviciat serta kaul ini.

Yonif 743/PSY Utus 4 Jagoannya ke Udayana Run 2019

Bupati Don Titip Pesan Kepada Pejabat Tugas yang Diemban Sebagai Panggilan Hidup

Mengutip Bunda Theresa, Pater John mengatakan, "Tuhan memanggil kita bukan untuk sukses saja, tapi untuk setia. Kaul ini bukan berarti sebagai tujuan akhir panggilan, tapi patut diperjuangkan secara terus-menerus. 51 novis ini terdiri dari 48 frater dan tiga lainnya bruder. (Laporan Wartawan POS- KUPANG.COM, Paulus K. Burin).

Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved