Di Kabupaten Lembata, NTT - Nelayan Desa Dulir Lembata Tewas Terjepit Karang Saat Melaut, Kronologi

Fransiskus Bala (45), warga desa Dulir Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata meninggal setelah terjepit di karang laut saat menembak ikan di perairan D

Di Kabupaten Lembata, NTT - Nelayan Desa Dulir Lembata Tewas Terjepit Karang Saat Melaut, Kronologi
Istimewa
ilustrasi -

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA- Fransiskus Bala (45), warga desa Dulir Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata meninggal setelah terjepit di karang laut saat menembak ikan di perairan Desa Dulir. Peristiwa naas ini terjadi pada Rabu, (14/8/2019).

Dihubungi via telepon, Kamis (15/8/2019), salah satu warga, Kristoforus Ola Puor menceritakan bahwa sekitar pukul 15.00 Wita kemarin Fransiskus bersama istri dan kerabat mereka yang bernama Marko dari Lamanunang pergi ke laut untuk menembak ikan.

"Istrinya bekarang (mencari ikan dan siput di pesisir pantai) dan om Marko menunggu di pantai karena beliau tidak bisa berenang dan tembak," ungkap Kristoforus.

Sekitar pukul 18.00 Wita, mereka hendak pulang karena hari sudah petang tetapi korban tidak kunjung kembali ke pantai.

Kristoforus menambahkan istri korban, Marko dan masyarakat Desa Dulir kemudian melakukan pencarian menggunakan peralatan seadanya yakni senter selam dan perahu milik nelayan setempat. Namun sayang, pencarian tak berbuah hasil.

Sampai tengah malam korban tidak kunjung ditemukan.

Pencarian pun dilanjutkan pada Kamis tadi pagi dan sekitar pukul 06.00 Wita, korban ditemukan terjepit di antara karang di sekitar pantai dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Katanya, proses evakuasi korban dilakukan sekitar satu jam akibat gelombang yang besar.
Jenasah korban akhirnya dapat dievakuasi dan dibawa ke rumahnya. "Hari ini korban akan dimakamkan di Desa Dulir kecamatan Atadei," pungkasnya.

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved