Umbu Lili Beri Apresiasi Peserta Berbusana Tenun Ikat Sumba Timur

Umbu Lili Pekuwali Memberi Apresiasi Peserta Berbusana Tenun Ikat Sumba Timur

Umbu Lili Beri Apresiasi Peserta Berbusana Tenun Ikat Sumba Timur
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Seorang peserta karnaval sedang memakai busana tenun ikat Sumba Timur sambil menampilkan modifikasi-modifikasi motif-motif dan simbol kain tenun itu. 

Umbu Lili Pekuwali Memberi Apresiasi Peserta Berbusana Tenun Ikat Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, ST.,MT sangat mengapresiasi terhadap seluruh para peserta baik asal daerah Sumba Timur maupun daerah lain yang menampilkan kain tenun di daerah masing-masing.

Umbu Lili menyampaikan itu saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (14/8/2019) siang.

Tarian Giring-Giring Sambut Kedatangan Ahok BTP di PPMT SoE

Umbu Lili mengatakan ia sangat mengapresiasi tentang apa yang ditampilkan oleh para peserta karnaval. Terutama adalah para peserta yang mengenakan busana tenun dan juga modifikasi-modifikasi dalam bentuk simbol-simpol adat budaya Sumba Timur seperti mamuli, anahida, dan modifikasi simbol hewan bagi tradisi budaya orang Sumba Timur.

Menurut Umbu Lili, apa yang ditampilkan oleh para peserta karnaval itu, tentu dapat mempromosikan budaya dan pariwisata Sumba khususnya Sumba Timur. Sumba Timur sendiri memiliki beragam motif dalam kain tenun ikat dengan beragam syarat dan makna.

Lima Hari Bank NTT REI Expo Dibuka, 28 Unit Rumah Terjual

"Sangat mengapresiasi tentang apa yang ditampilkan perserta karnaval, terutama penggunaan tenunan dimodifikasi dengan simbol-simpol yang ada dalam motif tenun. Dalam tampilan modifikasi itu tentu semakin memperkenalkan tenun ikat sumba timur yang kaya motif, guna promosi pariwisata sumba, selain memeriahkan HUT RI ke-74,"ungkap Umbu Lili.

Adapun karnaval itu digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) RI ke-74 tahun 2019.

Karnaval itu dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 12 sampai 13 Agustus 2019 kemarin. Untuk hari pertama, Senin (12/8/2019) diikuti oleh SD, SMP, dan SMA/SMK. Sedangkan, Selasa (13/8/2019) diikuti oleh para peserta dari peguyupan-peguyupan dan Inatansi lingkup Pemda Sumba Timur, Instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga swasta, dan tim-tim atlet bela diri seperti taekwondo, kempo dan lain sebagainya.

Setiap tim peserta hampir semuanya mengenakan pakian adat dan simbol-simbol budata di daerah meraka masing-masing. Untuk Instansi di lingkup Pemkab Sumba Timur juga para peserta mengenakan budaya motif kain tenun ikat Sumba Timur. Pada kaum ibu dilengkap dengan asesioris seperti mamuli, anahida, dan asesoris lainya.

Selain itu, para peserta juga menunjukan hasil desain asesioris bersimbol budaya Sumba Timur berukuran besar seperti mamuli, dan simbol-simbol motif tenun ikat Sumba Timur berupa hewan-hewan seperti tanduk kerbau, tanduk rusa, ayam, buaya, kera, udang, kepeting dan budaya lainya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved