Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Rabu 14 Agustus 2019 'Siapakah yang Layak Hidup Dalam Era Kemerdekaan?'

Renungan Harian Kristen Rabu 14 Agustus 2019 'Siapakah yang Layak Hidup Dalam Era Kemerdekaan?'

Renungan Harian Kristen Rabu 14 Agustus 2019 'Siapakah yang Layak Hidup Dalam Era Kemerdekaan?'
istimewa
Renungan Harian Kristen Rabu 14 Agustus 2019 'Siapakah yang Layak Hidup Dalam Era Kemerdekaan?'

Karena itu dalam Kristus kita dipanggil untuk menguji setiap maksud hati dan perbuatan kita di hadapan terang Kristus (sama seperti seseorang yang mau membeli sesuatu harus membawa barang itu di terang supaya ia bisa melihat dan menguji apakah barang yang hendak dibeli itu baik atau tidak baik).

Maksudnya supaya sebelum berbuat sesuatu kita periksa baik-baik apakah perbuatan itu baik atau tidak baik, benar atau tidak benar, adil atau tidak adil sehingga kita tahu mana yang sesuai dengan terang Kristus dan mana yang tidak.

Kehendak Tuhan menjadi penguji utama dari segala sesuatu yang harus dilakukan oleh orang-orang yang telah diselamatkan.

Terang membuka rahasia setiap perbuatan jahat. Sama seperti orang, barang atau benda. Dalam gelap kita tidak bisa melihat kotoran yang melekat pada orang, barang atau benda itu.

Tetapi dengan membawa orang, barang atau benda itu dalam terang kita langsung bisa melihat kotoran dan kerusakannya lalu kita bersihkan.

Demikianlah orang yang hidup dalam terang menerima penglihatan untuk membersihkan setiap kotoran yang melekat di hati, tubuh dan perbuatannya.

Apalagi Allah memberikan kepada kita Roh Kudus yang berdiam di hati kita untuk menolong kita membersihkan setiap kotoran yang melekat di dalam hati, dalam tubuh, dalam hidup dan dalam perbuatan kita.

Kita tahu bahws terang juga menyembuhkan penyakit. Lebih-lebih lagi terang Kristus yang sangat mampu, kuat dan berkuasa menyembuhkan setiap penyakit dalam hidup dan dalam diri kita.

Hati yang melekat pada Tuhan, dimampukan untuk mengetahui da menimbang dengan baik segala sesuatu sehingga tidak terjebak dengan tipu daya dunia atau kegelapan yang hendak menjeratnya.

Orang-orang keluar dari kegelapan, meninggalkan kegelapan berarti berada dalam terang.

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved