Beredar Brosur Palsu dengan Logo Polda Jawa Tengah Berhadiah Mobil di Kabupaten Lembata, SIMAK

-Warga Kabupaten Lembata terutama yang berada di Kota Lewoleba kembali diresahkan dengan beredarnya brosur dan kartu berhadiah 1 unit mobil Honda HR-V

Beredar Brosur Palsu dengan Logo Polda Jawa Tengah Berhadiah Mobil  di Kabupaten Lembata, SIMAK
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Warga Kabupaten Lembata terutama yang berada di Kota Lewoleba kembali diresahkan dengan beredarnya brosur dan kartu berhadiah 1 unit mobil Honda HR-V berwarna merah. Brosur dan kartu berhadiah ini ada di dalam kemasan sebuah produk kopi yang dijual di pasaran

. Di dalam brosur itu tertera syarat dan ketentuan pemenang hadiah lengkap dengan pernyataan legal dari Polda Jawa Tengah.

"Dengan ini Polda Jawa Tengah menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah legal. Bagi pemenang yang mendapatkan kendaraan wajib melaporkan identitas KTP/SIM untuk penerbitan faktur, STNK, BPKB yang sah. Administrasi Biaya Balik Nama (BBN) Ditanggung Sementara Oleh Pemenang," demikian tertulis di dalam brosur tertanggal 2 Mei 2019 di Semarang dan ditandatangani Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Alfian Abdullah itu. Kendaraan yang dimaksud dalam pernyataan itu adalah hadiah mobil Honda HR-V dari perusahaan minuman kopi dimaksud.

BREAKING NEWS - Pria asal Aimere Kabupaten Ngada Digigit Anjing Rabies, Ini Kejadiannya

Ini Daftar Nama-Nama Anggota DPRD Mabar Yang Dilantik 30 Agustus 2019 Mendatang

Warga Lewoleba, Hendrik Peuuma mengisahkan pada Senin (12/8/2019) siang dirinya membeli kopi kemasan tersebut.

"Setelah buka, tutupannya saya buang, lalu anak yang pilih karena melihat ada kertas di balik tutupan itu. Anak kasi saya dan saya buka ternyata kupon hadiah mobil dari perusahahan kopi (menyebut merk kopi) yang bekerja sama dengan Polda Metro Semarang," ujar Hendrik saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019)

Dia melanjutkan di balik kartu dan brosur itu ada nomor kontak. Dia pun coba menghubungi nomor kontak itu dan dijawab.

Siswi SD Usia 10 Tahun tapi Berkeriput ampak Seperti Nenek 60 Tahun, Ini Faktanya

Pelatih Persib Bandung Roberts Pasok Pemain Wajah Baru, 5 Nama Terdepak dari Skuad Utama

"Memang benar itu kupon hadiah utama mobil namun syaratnya harus mentransfer sejumlah uang untuk mutasi, balik nama dan STNK, terus dipaksa uangnya dikirim harus ke nomor rekening pribadinya Dirlantas Polda Jawa Tengah," beber Hendrik menjelaskan percakapannya dengan si pemilik nomor.

"Saya sengaja mengatakan bahwa saya ada Kaka Brimob di Semarang nanti dia bantu antar langsung uangnya di pak Dirlantas tersebut, namun beliau tidak mau karena merek tidak mau uangnya diantar langsung tapi maunya ditransfer ke nomor rekening pribadinya pak dirlantas tadi," tambah Hendrik.
Dirinya pun mulai curiga dengan gelagat tak baik ini.

"Saya curiga ini pasti penipuan. saya coba kontak salah satu anggota polisi Lembata untuk mengkonfirmasi soal ini dan beliau mengimbau supaya jangan hiraukan permintaan mereka karena itu penipuan dan ini sudah berlaku untuk beberapa konsumen."

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved