Ibu Bhayangkara Ngada Bagikan Akta Kelahiran untuk Anak di Nagekeo

Ibu Bhayangkara Polres Ngada Bagikan Akta Kelahiran untuk Anak di Kabupaten Nagekeo

Ibu Bhayangkara Ngada Bagikan Akta Kelahiran untuk Anak di Nagekeo
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana penyerahan akta kelahiran oleh Bhayangkari Polres Ngada di Kantor Dukcapil Nagekeo, Selasa (13/8/2019). 

Ibu Bhayangkara Polres Ngada Bagikan Akta Kelahiran untuk Anak di Kabupaten Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah ibu-ibu Bhayangkara Polres Ngada bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo, melakukan pembagian 60 akte kelahiran pada sejumlah anak di Kota Mbay.

Acara seremonial penyerahan akta kelahiran anak tersebut dilaksanakan di halaman kantor Dukcapil Nagekeo Jalan Jenderal Soeharto Kota Mbay Kabupaten Nagekeo (13/7/2019) siang.

Pengurus DPD PDIP NTT dan Simpatisan Tunggu Kedatangan Ahok di Naka

Ketua Bhayangkari Polres Ngada, Ny. Vivi Andhika, menyampaikan bahwa kegiatan terus bagian dari upaya untuk membantu dan mendorong masyarakat agar mengurus akta kelahiran anak.

Menurut Vivi begitu ia akrab disapa, pencatatan, mengratiskan pembuatan akta kelahiran, sebagai bagian melindungi anak, menghargai dan mengakui status anak.

Ini penting dilakukan orangtua juga negara sebagai bentuk pemenuhan hak anak atas identitas dirinya melalui pembuatan akta kelahiran.

Tak Sampai Sebulan, Mutasi Ketiga Dilakukan Bupati Sikka

"Anak yang tidak memiliki akte kelahiran tidak tercatat dalam kependudukan, tidak punya posisi hukum, tidak punya hak dasar dan tidak punya status kewarganegaraan," ungkap Vivi yang saat itu didampingi Ny. Eka Surya W dan Ny. Ahmad.

Vivi menjelaskan, anak yang tidak memiliki akta kelahiran dihadapkan pada sejumlah risiko. Anak yang tidak tercatat identitas dirinya melalui akta kelahiran, sangat mungkin dipalsukan identitasnya untuk berbagai kepentingan.

Risiko lainnya, terutama anak-anak di pedesaan yang tak memiliki akta kelahiran menjadi sasaran empuk perdagangan anak.

Ia menegaskan orang tua wajib mencatatkan identitas diri anak sejak dilahirkan sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan terhadap anak.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved