Gara-gara Praktik tanpa Sertifikat, Perawat di Klinik Aborsi Ditangkap Polisi

Gara-gara Praktik tanpa Sertifikat, perawat di Klinik Aborsi Ditangkap Polisi

Gara-gara Praktik tanpa Sertifikat, Perawat di Klinik Aborsi Ditangkap Polisi
KOMPAS.com/Vitorio Mantalean
Klinik Aditama Medika di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang digrebek polisi lantaran diduga melakukan praktik aborsi ilegal. 

Gara-gara Praktik tanpa Sertifikat, perawat di Klinik Aborsi Ditangkap Polisi

POS-KUPANG.COM | BEKASI - Seorang perawat berinisial FJ (24) yang bertugas di Klinik Aditama Medika, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sempat turut ditangkap polisi lantaran praktik tanpa sertifikat.

Sebagai informasi, Polsek Tambun menggerebek dan menangkap beberapa orang di Klinik Aditama Medika atas dugaan praktik aborsi ilegal, Rabu (7/8/2019).

Karyawan AceHardware Persembahkan Paduan Suara Peringati HUT RI

"Informasinya dia perawat baru. Bukan bidan terdaftar," ujar Rahmad via telepon kepada Kompas.com, Senin (12/8/2019).

"Dia enggak tahu apa-apa (soal praktik aborsi). Perannya tidak aktif," imbuhnya.

FJ akhirnya tak masuk dalam daftar tersangka lantaran tak berperan dalam praktik aborsi ilegal waktu penggrebekan polisi.

Camat Bikomi Nilulat Senang Dapat Bendera Gratis dari Polres TTU

Dia diketahui berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Menurut keterangan warga setempat, FJ belum sebulan ikut bertugas di Klinik Aditama Medika.

"Kasihan banget tuh, 1 bulan juga belum. Mungkin daripada ngontrak di sini, mungkin dia tinggal di situ jadinya. Enggak tahu, dia ngerti kedokteran apa enggak," kata Dirga (46), karyawan salah satu toko kelontong yang terpaut sekitar 50 meter dari klinik tersebut.

"Kita kenal juga sama perawatnya semua. Dia (FJ) sering ke sini, namanya beli minum atau apa," imbuhnya.

Sementara itu, bidan lain berinisial MPN (25) masuk dalam daftar tersangka karena diduga terlibat dalam praktik aborsi itu. MPN juga tak memiliki sertifikat kompetensi untuk melakukan praktik aborsi.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved